TIADA PIDANA TANPA KESALAHAN

FPI Disebut Belum Terdaftar Di Kemendagri, Pasukan Kopassus Melintas Di Markas FPI

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan bahwa organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) tidak terdaftar sejak status terdaftarnya berakhir pada Juni 2019.

Kapuspen Kemendagri Benny Irawan mengatakan bahwa ormas FPI belum menyerahkan AD/ART. Sehingga, Kemendagri belum menyerahkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) kepada ormas yang memiliki Imam Besar Habib Rizieq Shihab itu

“FPI pernah terdaftar sebagai salah satu ormas di Kementerian Dalam Negeri, status terdaftarnya berakhir pada Juni 2019,” kata Benny saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (20/11/2020).

Menurut Benny, FPI sudah mengajukan perpanjangan agar terdaftar sebagai ormas di Kemendagri. Namun, lanjut dia, FPI belum memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

“Selanjutnya FPI mengajukan perpanjangan, namun Surat Keterangan Terdaftar (SKT) belum bisa diperpanjang karena masih terdapat persyaratan yang belum dipenuhi. AD /ART belum disampaikan,” tandasnya.

 

Kopassus Di Depan Markas FPI

Sejumlah kendaraan taktis Komando Operasi Khusus (Kopassus) TNI melintas di depan Markas Front Pembela Islam (FPI), Petamburan, Jakarta, Kamis 19 November 2020.

Kopassus dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 10 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi TNI. Tim tersebut diisi oleh prajurit-prajurit pilihan dari tiga matra

Sekretaris Umum FPI Munarman mengaku heran dengan iring-iringan pasukan elite tersebut di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat yang juga tempat kediaman Habib Rizieq Shihab.

“Dari unit Koopssus yang baru dibentuk oleh presiden itu. Enggak ngerti mau ngapain mereka. Apa tujuan dibentuk oleh presiden untuk hal-hal seperti di atas ya? Ujar Munarman yang juga Direktur An Nashr Institute kepada MNC Media, Jumat (20/11/2020).

“Justru mau tanya. Kasihan sekali kalau dibentuk hanya itu tugasnya,” singkat Munarman.

Dari video yang diterima, terlihat sejumlah mobil dinas TNI yang dikawal satu patroli motor melintas di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Mobil dinas TNI tersebut menghentikan kendaraannya di depan gang Markas FPI sambil membunyikan sirene.

Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman pun menjelaskan bahwa iring-iringan kendaraan taktis tersebut merupakan kegiatan patroli rutin dari Garnisun.

“Soal tentara melewati Petamburan, itu kegiatan rutin dari Garnisun. Kami kan dari Garnisun. Satu wilayah itu ada TNI Angkatan Darat, Laut dan Udara. Kami rutin melaksanakan patroli-patroli untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diiginkan,” kata Dudung di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020).

You might also like