PRESIDEN BERGANTI KORUPSI ABADI DUA

Praktisi Hukum Nilai Pemkab Asahan Lemah Awasi IMB Bangunan

Terkait Bangunan Ruko Dicurigai Tanpa IMB Diduga Milik Ketua DPRD Asahan

Bangunan diduga tanpa IMB di Jalan Kartini Kisaran, mendapat perhatian dari praktisi hukum Asahan, Pangulu Siregar SH. “Bila benar tanpa IMB, ini tentu menjadi bukti bahwa Pemkab Asahan lemah dalam pengawasan,” ucapnya kepada FORUM Keadilan, Kamis (22/10/2020).

Pangulu menyoroti bangunan ruko tiga pintu diduga milik Ketua DPRD Asahan yang ditengarai tanpa IMB. Ia berharap Pemkab Asahan melalui Dinas Perizinan dapat memberi klarifikasi apakah bangunan tersebut sudah memiliki izin atau belum. “Dinas Perizinan mestinya menjelaskan bagaimana sebenarnya status bangunan itu. Punya izin atau tidak harus dipublikasi agar masyarakat tahu,” katanya.

DPRD Asahan, sebut Pangulu, sejatinya menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan memanggil Kadis Perizinan, Camat dan Satpol PP. “RDP sebaiknya juga dihadiri Ketua DPRD untuk dimintai klarifikasi apakah bangunan diduga tanpa IMB itu miliknya atau bukan. Beliau (Ketua DPRD-red), jangan pula meminta instansi terkait tutup mata atau buang badan. Apalagi pembangunan itu sudah hampir tiga minggu lebih berjalan. Biasanya plank IMB harus terpasang di depan bangunan agar mudah dilihat dan tidak mengundang kecurigaan masyarakat atas bangunan tersebut,” paparnya.

Sejauh ini di lokasi pembangunan tidak ditemukan plank IMB. Camat Kisaran, Lukman, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pemilik bangunan itu baru mengurus rekomendasi sekitar Agustus 2020 lalu. “Tapi kalau masalah IMB saya tak tahu karena yang mengeluarkan IMB itu Dinas Perizinan. Kalau di kecamatan hanya sebatas surat rekom untuk dibawa ke perizinan,” jelasnya.

Pernyataan Lukman berbeda dengan fakta di Dinas Perizinan. Staf di Dinas Perizinan mengatakan bahwa pihaknya belum ada menerima berkas permohonan IMB dari pemilik bangunan.

Kepala Satpol PP Pemkab Asahan melalui stafnya Indri mengaku belum tahu tentang persoalan bangunan tanpa surat ijin mendirikan bangunan itu. Apalagi bangunan tersebut milik oknum anggota dewan yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Asahan. “Persoalan ini akan saya sampaikan kepada pimpinan, dan ini akan segera kami tindak lanjuti, karena saat ini saya sedang sakit,” ujar Indri, salah seorang pegawai di lingkungan Satpol PP Asahan.

Sebelumnya, warga Asahan menyesalkan pemilik melakukan pembangunan tanpa lebih dulu mengantongi IMB. “Biasalah, orang yang berkuasa, mana mungkin pihak Pemkab Asahan berani menindaknya. Tapi kalau orang kecil, langsung para Satpol PP turun ke lapangan,” ujar warga.

You might also like