Kejagung Sita Dokumen Tersangka Piter Rasiman Terkait Korupsi PT Jiwasraya

Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) intensif mengusut kasus dugaan korupsi dan pencucian uang di PT Asuransi Jiwasraya. Kemarin, Sabtu (17/10/2020) sore, tim Kejagung dibantu Kejati Jawa Tengah dan Kejari Kota Semarang, melakukan penggeledahan di dua lokasi di Kota Semarang.

Penggeledahan dilakukan terkait kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya dengan tersangka Piter Rasiman.

Informasi yang diperoleh Tribun Jateng, penggeledahan dilakukan di kantor PT Himalaya Energi Perkasa yang terletak di jalan Soebagjono Tjondrokosoemo, kampung Perbalan RT 1 RW 8, Kelurahan Gunungpati, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Penggeledahan kedua dilakukan di kantor PT Optima Daya Capital, yang juga terletak di jalan Soebagjono Tjondrokosoemo, kampung Perbalan RT 1 RW 8, Kelurahan Gunungpati, Kecamatan Gunungpati.

“Iya (ada penggeledahan), tapi lebih jelasnya ke Asintel (Kejati Jateng) saja,” kata Kajari Kota Semarang melalui Kasi Intel Kejari Kota Semarang, Subagio Gigih Wijaya, saat dikonfirmasi.

Tersangka Piter Rasiman merupakan Direktur Utama PT Himalaya Energi Perkasa. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung dalam skandal kasus Jiwasraya pada Senin (12/10/2020) kemarin.

Sebelumnya, Kamis (15/10/2020), penggeledahan juga dilakukan di kawasan Bilangan, Jakarta Selatan, terkait kasus pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Penggeledahan tersebut berkaitan dengan tersangka Piter Rasiman yang juga Direktur PT Himalaya Energi. “Sudah (dilakukan penggeledahan) dua hari lalu di dua tempat daerah Jakarta Selatan,” kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah dikonfirmasi, Minggu (18/10).

Penggeledahan, sambung Febrie, untuk mencari bukti dugaan atas pemufakatan tersangka Piter Rasiman dengan terdakwa Djoko Hartono, anak buah Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat yang juga sudah bersatus tersangka di kasus yang sama.

Penyidik menyita sejumlah barang bukti dalam penggeledahan tersebut. “Ada beberapa dokumen yang disita, kalau aset belum,” tutur Febrie.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono menerangkan, Piter diduga berafiliasi melakukan tindak pidana korupsi dengan terdakwa kasus Jiwasraya. Mereka ialah Joko Hartono Tirto dan Heru Hidayat.

“Adanya hubungan bersama melakukan tindak pidana korupsi dengan para tersangka atau terdakwa yang sudah disidangkan. Tersangka ini diduga melakukan kerjasama dengan terdakwa antara lain Joko Hartono Tirto dan Heru Hidayat,” jelas Hari.

Dikatakannya, tersangka Piter Rasiman diduga membuat perusahaan untuk digunakan pengaturan investasi uang yang dilakukan oleh para terdakwa.

Hari mengatakan tersangka disangkakan melakukan tindak pidana Pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Kemudian disangkakan juga melanggar pasal pencucian uang atau TPPU yaitu Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat ke (1) KUHP. Pasal 4 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Saat ini, Dirut PT Himalaya Energi Perkasa itu telah ditahan Kejagung di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

You might also like