TIADA PIDANA TANPA KESALAHAN

Debat Kandidat Pilkada Tanjungbalai Sempat Ricuh, Hanya Diikuti 2 Paslon

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungbalai melaksanakan debat kandidat penyampaian visi misi untuk tiga pasangan calon (Paslon) Walikota/Wakil Walikota periode 2020-2024. Debat kandidat yang menjadi tahapan proses Pilkada itu sempat diwarnai kericuhan. Dua kubu tim sukses dari dua pasangan calon protes keras dan keberatan dengan atribut yang dikenakan pasangan nomor 3. Akibatnya, acara debat pun terkendala hingga ditunda selama 30 menit.

Debat kandidat itu digelar di Hotel Grand Singgie Tanjungbalai, Minggu (25/10/2020). Debat ini hanya diikuti dua pasangan calon yakni pasangan kandidat nomor 1 Eka-Gustami dan nomor 2 Ismail-Afrizal. Sedangkan pasangan kandidat nomor 3, Syahrial-Waris disebut-sebut walk-out dari lokasi acara karena diprotes tim sukses pasangan nomor 1 dan nomor 2.

Paslon nomor 3 diprotes karena mengenakan atribut yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan tahapan Pilkada. Protes itu disambut oleh KPUD Tanjungbalai dengan menskor debat selama 30 menit untuk memberi waktu/kesempatan kepada Paslon nomor 3 mengganti pakaian. Kemudian Paslon nomor 3 turun dari panggung debat dan berdiskusi dengan tim kampanye. Tanpa dinyana, paslon nomor 3 keluar dari arena debat.

Setelah sempat ditunda 30 menit, akhirnya dilanjutkan tanpa paslon nomor 3. Debat hanya diikuti Paslon nomor 1 Eka-Gustami dan paslon nomor 2.

Dari arena debat, paslon nomor 1 menyampaikan visi misi yang sangat menarik. Pasangan ini sepertinya benar-benar memperjuangkan untuk kemaslahatan masyarakat Tanjungbalai. Begitu pula dengan kandidat nomor 2.

Seperti diketahui Pilkada Tanjungbalai diikuti tiga pasangan calon. Pasangan nomor 1 yakni Eka-Gustami diusung PPP, PKB, Nasdem dan Berkarya. Sedangkan Paslon nomo 2 melalui jalur independen. Sementara nomor 3 diusung Golkar, PDIP, PKS, Gerindra, Demokrat dan Hanura.

 

(Syamsul Bahri Nst)

You might also like