PRESIDEN BERGANTI KORUPSI ABADI DUA

Aksi Korps Bhayangkara Melawan Pandemi

Peringatan Hari Ulang Tahun Polri atau Hari Bhayangkara ke-74 tahun ini dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan. Masih dalam suasana pandemi Covid-19, upacara dilangsungkan secara virtual, dimana dalam setiap rangkaian kegiatan juga akan mengacu pada protokol kesehatan menuju kenormalan baru atau new normal.

Presiden Joko Widodo akan bertindak sebagai inspektur upacara dari Istana Kepresidenan pada 1 Juni 2020.  Upacara virtual itu akan disiarkan di Mabes Polri dan semua polda di Indonesia. Demikian disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiono.

Salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara ke-74 adalah acara Bakti Sosial Serentak yang dilaksanakan oleh seluruh jajaran institusi Polri di republik ini.

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis saat memimpin upacara peluncuran Bakti Sosial Serentak di Lapangan Baharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, beberapa waktu lalu, mengakui, momentum rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-74 tahun ini sungguh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Semua masyarakat berada dalam kondisi penuh keprihatinan karena pandemi Covid-19 yang masih melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Dampak sosial ekonomi maupun keamanan yang timbul akibat pandemi ini perlu mendapatkan perhatian serius dan harus diantisipasi dengan baik.

“Tema peringatan Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020 ini yaitu ‘Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif’, sangat tepat dimaknai bahwa Polri sebagai alat negara yang bertugas memelihara Kamtibmas harus senantiasa hadir untuk masyarakat, terlebih dalam masa sekarang ini,” ungkap Jenderal Pol Idham Azis.

Bakti Sosial Serentak, lanjut Kapolri, adalah salah satu wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak langsung dari pandemi Covid-19. Bantuan sembako yang diberikan Mabes Polri sebanyak 60.000 paket akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta Jawa Tengah. Dan dalam waktu yang bersamaan juga dibagikan secara serentak sebanyak 575.055 paket sembako oleh Polda dan Polres jajaran di seluruh Indonesia.

Selain kegiatan pembagian sembako, Polri juga melak- sanakan kegiatan rapid test sebanyak 7.386 orang, kegiatan donor darah yang diikuti oleh 13.454 orang, pembagian masker sebanyak 77.232 buah, serta beberapa kegiatan simpatik lainnya berupa pembagian hand sanitizer, APD, dan face shield dengan sasaran fakir miskin, buruh/karyawan yang di-PHK, panti jompo, panti asuhan, panti sosial, purnawirawan/warakawuri TNI-Polri, tenaga medis, kaum disabilitas, dan beberapa kelompok masyarakat lainnya.

“Saya ingin menekankan bahwa Polri harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Kita bekerja baik saja belum tentu dinilai baik oleh masyarakat, apalagi tidak bekerja baik. Oleh karena itu, teruslah berbuat kebaikan,” pesan Jenderal Pol Idham Azis di akhir amanatnya.

Kehadiran polisi di tengah pandemi Covid-19 benar-benar dirasakan masyarakat. Sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan pasien pertama Covid-19 di Indonesia, kemudian disusul dengan maklumat Kapolri nomor Mak/02/III/2020 itu diterbitkan Kamis 19 Maret 2020, seluruh organ Polri dari Sabang sampai Merauke cepat bergerak.

Maklumat itu berisi tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona atau Covid-19. Menyusul maklumat tersebut, telah banyak aksi polisi melawan pandemi Covid-19 yang dilakukan. Mulai dari keterlibatan langsung sebagai pihak terdepan dalam penegakan aturan PSBB hingga penyemprotan desinfektan di berbagai daerah. Bahkan, ada juga inisiatif polisi mendorong pertanian dan peternakan warga sebagai upaya menjaga ketahanan pangan. ***

 

You might also like