Seorang Wakil Rakyat Di Palembang Dibekuk BNN Karena Jadi Bandar Narkoba

 

Setelah viral di berbagai medsos ada Anggota DPRD Kota Palembang berinisial DO dari Fraksi Golkar ditangkap oleh Gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang diduga kuat nyambi menjadi bandar narkoba.

Penangkapan dan penggerebekan oknum Anggota DPRD Kota Palembang itu dilakukan oleh tim gabungan BNN dibantu BNNP Sumsel dan Ditresnarkoba Polda Sumsel, Selasa pagi sekira pukul 07.00 wib di Jalan Riau kawasan Puncak Sekuning Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang Sumatera Selatan.

Kepada wartawan Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Jhon Turman Panjaitan membenarkan jika D merupakan anggota DPRD Kota Palembang. Saat ditangkap berhasil diamankan sedikitnya 10 kilogram sabu-sabu dan 30 ribuan pil ekstasi dan barang bukti itu masih disimpan dalam kardus warna coklat.

Penggerebekan di ruko usaha laundry milik DO berikut diamankan empat laki-laki dan dua wanita yang diduga menjadi dan penggerebekan itu merupakan hasil pengembangan penangkapan seorang kurir narkoba di kawasan Musi II Palembang pekan lalu yang diamankan dari dalam Bus PO Pelangi, dia juga menyebut pengusaha bus itu sudah diamankan terkait dengan kasus narkoba

Masih menurut Brigjen Pol. Jhon bahwa DO diduga sebagai bandar yang memasarkan narkotika di wilayah Palembang dan mendapat pasokan barang haram tersebut dari Aceh, aku DO saat ditanya petugas, terangnya.

Ditempat yang sama kepada wartawan, Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu, mengatakan, pelaku sudah lama menjadi target operasi. “Memang DO itu sudah jadi TO (target operasi) kita dan sudah lama kita incar, tapi DO terbilang licin,” tutupnya.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengomentari kasus salah satu anggota DPRD Palembang 2019-2024 yang diciduk Badan Narkotika Nasional (BNN) karena diketahui sebagai bandar narkoba. Dasco meminta kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut

“Dalam kasus di Palembang kita minta aparat penegak hukum mengusut tuntas hingga bandar-bandar sekalian,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/9).

Dirinya berharap, pengungkapan kasus tersebut tidak berhenti hanya di anggota DPRD Palembang. Dirinya sepakat bahwa narkoba harus terus diperangi agar tidak mengancam generasi muda.

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi III DPR Habiburrokhman. Ia meminta agar hal tersebut ditindak tegas baik di level kedinasan DPRD maupun hukum. “Ya kita prihatin sekali dan itu sangat memalukan,” kata Habiburrokhman ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9).

“Tangkap saja jaringan siapa saja, karena narkoba ini kita mengamati sudah sangat mengkhawatirkan, termasuk di daerah-daerah, banyak sekali anggota dewan di level daerah yang terjerat, mulai dari pengguna sampai kemarin terlibat pada pengedar atau bandar,” kata Habiburrokhman menambahkan.

Sebelumnya BNN mengamankan salah seorang Anggota DPRD Kota Palembang 2019-2024 dari Partai Golkar Doni sebagai bandar narkoba dan 5 orang tersangka lainnya. Selain itu, BNN juga mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 5 kg dan 30 ribu butir ekstasi.

You might also like