Kabareskrim: Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung Kandung Unsur Pidana

JAKARTA – Bareskrim Polri terus mengusut insiden kebakaran di kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jakarta Selatan. Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya memperkirakan kebakaran itu peristiwa pidana.

“Maka peristiwa yang terjadi, penyidik ​​sementara yangesimpulan itu dugaan peristiwa pidana,” katanya pada perintah yang dilihat di Youtube Kamis 17 September 2020.

Dalam kasus ini polisi telah memeriksa 131 pengawasan. Selain itu petugas yang melakukan renovasi gedung juga dimintai keterangannya.

“Peristiwa yang terjadi sementara penyidik ​​berkesimpulan ada dugaan peristiwa. Oleh karena itu hari ini kita laksanakan gelar sama-sama rekan kejaksaan,” jelas Komjen Listyo.

Oleh karena itu, Kabareskrim menjelaskan tak akan ragu-ragu dalam menindak yang terlibat. Polisi dan kejaksaan pun mengikuti untuk transparan terkait penyidikan itu.

“Kami tidak akan ragu-ragu untuk menindak, mengusut ini secara transparan, kita sepakat untuk meningkatkan penyelidikan menjadi penyidikan,” jelasnya.

Seperti diketahui, kebakaran gedung utama Kejagung terjadi pada Sabtu 22 Agustus sekitar pukul 19.00 WIB.

Kebakaran hebat yang melalap seluruh gedung utama Kejagung baru bisa dipadamkan setelah pemadam kebakaran berjibaku selama 11 jam.

Polri telah memeriksa sebanyak 128 orang yang terkait dengan kebakaran tersebut. Mulai dari petugas kebersihan hingga karyawan Kejagung. ***

 

 

You might also like