Cemburu Jadi Motif Suami Bunuh Istri Dan Aniaya Anak Sendiri

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Polisi telah mengamankan Safa’at (49), suami yang tega membunuh istrinya Sri Istuning Ati (48) serta menganiaya anak keduanya Noval Fitri Choriul (19).

“Pelaku sudah diamankan di polsek,” kata Kapolsek Mojowarno AKP Yogas, Sabtu (1/8/2020).

Yogas menambahkan, korban Sri mengalami luka sayatan pada leher dan ditemukan di dalam kamarnya dengan kondisi terlentang bersimbah darah.

Sementara Noval anak keduanya mengalami luka bacok di kepala dan punggung. Pria 19 tahun itu ditemukan di kamar lantai dua dan dibawa ke RS Kristen Mojowarno.

“Korban meninggal disebabkan senjata tajam. Kami mengamankan barang bukti sebilah parang,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menyebut, pelaku tega melakukan aksi kejamnya itu karena dibakar rasa cemburu.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

“Motifnya cemburu kepada korban,” pungkasnya.

Safa’at (49) tega membunuh Sri Istuning Ati (48) yang tidak lain istrinya sendiri secara keji dengan menyayat bagian leher dan wajah korban. Sri ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar dengan kondisi terlentang.

Pelaku juga tega menganiaya anak keduanya yakni Noval Fitri Choriul (19). Korban Noval telah dibawa ke RS Kristen Mojowarno untuk menjalani perawatan.

“Kondisi kedua korban cukup memprihatinkan. Beberapa luka sayat terdapat di wajah kedua korban. Untuk korban ibunya ada dua luka di wajah dan satu di leher,” kata Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas, Sabtu (1/8/2020).

Peristiwa itu diketahui saat salah satu anak pasangan suami istri (pasutri) berteriak melihat kedua korban. Warga yang mendengar teriakan kemudian datang dan menemukan kedua korban bersimbah darah.

“Anak kedua korban ditemukan tidak berdaya di lantai atas. Korban mengalami luka serius,” ungkapnya.

Masih kata Yogas, setelah melakukan aksinya, pelaku meninggalkan tempat kejadian. Dari lokasi, polisi menyita satu bilah parang, bantal dan selimut yang berlumuran darah.

You might also like