Tersangka Pengambil Paksa Jenazah Covid 19, Positif Tertular

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Satu dari empat tersangka pengambil paksa jenazah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Paru Surabaya beberapa waktu lalu dinyatakan positif Covid-19. Saat ini tersangka menjalani isolasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur.

Tak hanya yang positif Covid-19 yang menjalani isolasi, tiga tersangka lainnya yang terkonfirmasi negatif pun juga menjalani isolasi di Rumah Sakit yang sama.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan empat tersangka tersebut telah menjalani uji swab, mereka adalah MR (28), ADS (25 tahun), MKA (23 tahun) dan BPP (22 tahun). Dan satu diantara mereka hasil uji swabnya positif.

“Ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat yang lain agar tidak melakukan perbuatan yang sama, sebab jenazah pasien covid juga berbahaya dan bisa menularkan kepada orang sekitar sehingga pemakaman juga harus sesuai dengan prosedur Covid-19,” ujarnya, Selasa (7/7/2020).

Meski tengah menjalani perawatan dan isolasi, penyidikan kasus ini tetap berlanjut. Ke empatnya dijerat pasal berlapis yakni
Undang-undang Karantina/undang-undang wabah penyakit dan KUHP pasal 214 dan 216 tentang perlawanan secara bersama-sama kepada petugas berwenang dengan ancaman hukuman di atas 15 tahun penjara.

 

Istri Salah Satu Tersangka Juga Tertular

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Istri salah satu dari mereka ini terpapar virus dan positif saat hamil tua. Kapolsek Semampir Aryanto Agus saat dimintai konfirmasi membenarkan hal itu. Kini istri tersangka mendapat perawatan di rumah sakit milik pemerintah Kota Surabaya.

“Iya, lagi hamil dan dinyatakan positif. Saya tidak tahu apakah dia (istri tersangka, red) ini memandikan. Saya juga baru tahu kabar ini, tapi yang pasti saat saya datang memang ada wanita yang memandikan jenazahnya,” kata Aryanto saat dihubungi beritajatim.com melalui sambungan telepon, Rabu (24/6/2020).

Tak hanya hamil tua dan positif Covid, bahkan sampai saat ini wanita tersebut sudah melahirkan dan masih dalam kondisi masa penyembuhan.

“Infonya bahkan sudah melahirkan,” tambah Aryanto.

Saat ditanya apakah bayinya ikut terpapar Covid-19, Aryanto mengaku tidak mengetahuinya. Sebab, saat ini penanganan perawatan sepenuhnya di pihak RS.

“Kalau itu (bayi terpapar Covid-19), saya tidak tahu. Itu bisa ditanyakan ke RS, ya,” jelasnya

You might also like