Terlibat Pencurian, Polisi Kembali Tangkap Mantan Napi Asimilasi Covid-19

Tersangka Baru Keluar LP Bulan April 2020

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

LHOKSEUMAWE, FORUMKEADILAN.COM – Polres Lhokseumawe kembali menangkap mantan narapidana yang baru bebas dari penjara karena asimilasi Covid-19 karena terlibat pencurian pada sebuah warung kelontong milik warga di kawasan Jalan Banda Aceh-Medan Desa Menasah Mesjid Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe.

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Kamis (16/07/2020) sekira Pukul 05.35 WIB. Tersangka GS (30) Jenis kelamin Laki-laki, warga Lorong V Desa Kuta Blang Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe, baru saja keluar dari LP Kelas II A Lhokseumawe pada bulan April 2020 lalu dalam perkara narkotika.

Keterangan tersebut dikatakan oleh Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto yang didampingi oleh Waka Polres Kompol Ahzan dan Kasat Reskrim Iptu Yoga Panji Prasetya, Kamis (16/07/2020) sekira Pukul 17.30 WIB di ruang Konferensi Pers Mapolres setempat.

“Dalam kasus baru ini tersangka GS beraksi bersama temannya SM (33) Jenis kelamin Laki-laki, warga Desa Blang Buloh Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, juga mantan narapidana yang bebas pada 2019 lalu dalam perkara curanmor,” terang AKBP Eko Hartanto.

Tersangka pembobol warung, Satu diantaranya Mantan Napi Asimilasi Covid-19 yang baru bebas Bulan April 2020 lalu.

Dijelaskannya, korban dalam kejadian ini adalah IR (34), Jenis kelamin Laki-laki, Pekerjaan Karyawan Swasta, warga Dusun Keurani Uma Desa Menasah Mesjid Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe.

Kronologisnya, tidak lama setelah menerima laporan dari korban, polisi bergerak cepat memburu kedua pelaku pembobol warung tersebut, dan berhasil ditangkap dalam hitungan jam pasca peristiwa pencurian terjadi, kedua tersangka diamankan di seputaran terminal Bus Lhokseumawe.

Dari hasil penangkapan para tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 unit Sepeda Motor merk Yahama Mio Soul warna abu-abu merah, satu buah linggis, satu buah martil, satu buah gembok dan delapan slop + 13 bungkus rokok berbagai berbagai merk.

“Selain berbentuk barang, dalam aksinya kedua pelaku juga mengambil uang sebanyak Rp 400.000 yang telah dihabiskan oleh mereka,” urai AKBP Eko Hartanto.

Atas perbuatanya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke 4e dan 5e Jo 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.” tutup kapolres. (54-YU)

Reporter: Iskandar | Lhokseumawe

You might also like