Terdakwa Pencucian Uang Dirut Jiwasraya Terpapar Covid 19, Sidang Ditunda

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Terdakwa mantan direktur utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim akan menjalani isolasi mandiri setelah diketahui reaktif Covid-19 berdasarkan hasil tes cepat. “Untuk sementara waktu, tempat penahanan terdakwa Hendrisman dipindah dan dilakukan isolasi mandiri di Rutan Cabang KPK di Gedung ACLC (Pusat Edukasi Antikorupsi) Kavling C1,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri di Jakarta, Rabu (1/7).

Hendrisman adalah terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya yang ditangani Kejaksaan Agung. Adapun penahanan Hendrisman dititipkan di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur.

Berdasarkan informasi yang diterima KPK, kata Ali, Hendrisman diketahui reaktif Covid-19 setelah dilakukan tes cepat oleh Kejaksaan Agung. “Informasi yang kami terima yang bersangkutan benar dilakukan tes cepat oleh Kejaksaan dan hasilnya reaktif. Saat ini, langsung dilakukan penanganan lebih lanjut dengan dibawa ke RS Adhyaksa untuk dilakukan tes usap,” ucap Ali.

Sebelumnya, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) Bambang Nurcahyono juga membenarkan terdakwa Hendrisman reaktif Covid-19. “Tadi setelah sidang ditunda langsung Pak Ketua Pengadilan Negeri turun dan diminta untuk dites usap, kalau tes usap kan jelas ya, ini kan masih reaktif,” kata Humas PN Jakpus, Bambang Nurcahyono di Jakarta, Rabu.

Hendrisman menjalani sidang dengan terdakwa direktur keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018 Hary Prasetyo dan mantan kepala divisi investasi dan keuangan Jiwasraya Syahmirwan. “Kami langsung menutup tempat persidangan dan disemprot disinfektan,” ucap Bambang menambahkan.

Persidangan ketiganya dipimpin ketua majelis hakim Saefuddin Zuhri. “Jadi betul tadi persidangan ditunda, karena yang bersangkutan rapid test dan hasilnya adalah reaktif, makanya diminta untuk swab, jadi yang reaktif satu orang saja,” kata Bambang.

“Persidangan terpaksa ditunda setelah yang bersangkutan reaktif Corona, setelah rapid test,” begitu kata Humas PN Tipikor Jakarta, saat dikonfirmasi, Rabu (1/7).

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Setelah menjalani rapid test, dan berstatus reaktif, kembali dibawa ke rumah tahanan dengan pengawalan menggunakan APD, sesuai protokol kesehatan. Hendrisman, selanjutnya menjalani isolasi mandiri.

Sidang kelima kasus dugaan korupsi dan TPPU Jiwasraya hari ini, sebetulnya mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi yang diajukan Jaksa penuntut umum (JPU). Sejumlah petinggi aktif dari PT Asuransi Jiwasraya dihadirkan sebagai saksi. Persidangan terdiri dari dua majelis hakim. Di ruang sidang Hatta Ali, persidangan untuk tiga terdakwa Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, dan Joko Hartono Tirto.

Sedangkan di ruang sidang Mochtar Kusumaatmadja, tiga terdakwa yang disidangkan yakni, Hendrisman Rahim, Hary Prasetyo, dan Syahmirwan.  Persidangan dimulai menjelang siang, sekitar pukul 10:00 WIB lewat. Akan tetapi, beberapa kali majelis hakim melakukan skorsing.

Persidangan yang berlanjut menjelang sore, mendadak diskors setelah hasil rapid test terhadap terdakwa Hendrisman Rahim, berstatus reaktif Corona. Status kesehatan Hendrisman Rahim, pun dipastikan oleh kuasa hukumnya. Pengacara Maqdir Ismail menjelaskan, kliennya terpaksa dikembalikan ke tahanan untuk selanjutnya menjalani perawatan kesehatan.

“Iya sidang terpaksa dihentikan. Dan Pak Hendrisman akan dibawa ke rumah sakit,” kata Maqdir.

Terkait situasi kliennya tersebut, Maqdir pun meminta agar majelis hakim mempertimbangkan untuk melanjutkan persidangan dengan cara daring. Tetapi, permintaan tersebut, belum diputuskan oleh majelis hakim.

Terdakwa Hendrisman Rahim, sejak Januari 2020, dalam tahanan Kejaksaan Agung (Kejakgung) yang dititipkan ke Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di POMDAM Jaya Guntur. Juru Bicara KPK Ali Fikri memastikan, status reaktif Covid-19 yang dialami Hendrisman Rahim saat sidang, mendesak dilakukan penanganan kesehatan.

“Yang bersangkutan dibawa ke RS Adhyaksa untuk dilakukan test swab,” terang Ali dalam pernyataan resmi. Ali mengatakan, terdakwa Hendrisman Rahim selanjutnya akan dipindah penahanannya ke rumah tahanan KPK di Gedung ACLC Kavling C-1.

You might also like