Komplotan Pembobol Brankas Gudang Berhasil Dibekuk

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Aparat Satreskrim Polres Madiun Kota membekuk komplotan pembobol brankas di gudang bahan makanan Jalan Raya Madiun-Solo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Komplotan pembobol brankas kelompok Solo ini sudah beberapa kali melakukan kejahatan yang sama.

Komplotan pembobol gudang bahan makanan terdiri atas lima orang. Dua pelaku ditangkap oleh petugas Polres Madiun Kota dan dua pelaku lainnya ditangkap aparat Polres Magetan. Sedangkan satu pelaku masih dalam proses pengejaran.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Kapolres Madiun Kota AKBP R Bobby Aria Prakasa,.SIK didampingi Wakapolres dan Kasat Reskrim menggelar Konferensi Pers kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Gudang Kantor PT.K33 Cab. Madiun, Jl. Raya Solo Ds. Kincang Wetan Kec. Jiwan Kab. Madiun, Selasa (28/7/2020) sore.

Kejadian berawal dari adanya Laporan Polisi di Polsek Jiwan, tanggal 24 Juni 2020, Unit opsnal melakukan serangkaian proses penyelidikan. Dari hasil Penyelidikan unit opsnal mendapatkan informasi dan identitas salah satu pelaku pencurian pemberatan yang terjadi di kantor Gudang PT. K33 Cab. Madiun Jl. Raya Solo Ds. Kincang Wetan, Kec. Jiwan, Kab. Madiun yaitu Tersangka HS Alias C yang berhasil ditangkap pada 25 Juli 2020 di rumahnya Ds. Mojopurno Kec. Ngariboyo Kab. Magetan.

Dari hasil pengembangan penyidikan akhirnya berhasil ditangkap pelaku lainnya AW, RF dan SM. Selanjutnya HS Alias C dan AW dibawa ke Polres Madiun Kota guna proses hukum lebih lanjut, sedangkan RF dan SM disidik oleh Satreskrim Polres Magetan.

Barang bukti hasil pencurian  disita oleh Sat reskrim Polres Madiun antara lain 1 buah lemari penyimpanan uang (brankas), 2 buah doshbook HP Asus Zenfone 3 Max, 2 buah Samsung galaxy Tab A.

Selain itu juga diamankan 2 buah HP merk Asus type Zenfone 3 Max, 1 unit linggis, 1 unit gergaji besi dan mata gergaji, 1unit tang, 2 unit obeng, 1 unit  sarung tangan, 1 unit kunci inggris, dan 1 unit Sepeda Motor Yamaha Seoul warna merah No. Pol. : AD 4742 QR.

Akibat perbuatannya keempat tersangka dijerat Pasal 363 ke 3e, 4e dan 5e KUHP dengan ancaman Hukuman 7 tujuh Tahun Penjara.

You might also like