Divonis 12 Tahun Penjara Akibat Kuasai 157 Gram Sabu

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Majelis hakim PN Medan menjatuhkan vonis 12 tahun penjara kepada Windi Fermawan (35), warga Jalan Karya Jaya Gang Eka Dame Kecamatan Medan Johor. Windi dihukum karena telah menguasai narkotika jenis sabu seberat 157,7 gram.

“Majelis Hakim menghukum terdakwa Windi Fermawan dengan pidana selama 12 tahun, denda satu miliar. Bila tidak, maka akan digantikan empat bulan,” ucap hakim Eliwarti di Ruang Cakra III Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (27/7/2020).

Menurutnya, terdakwa telah melanggar pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Yang memberatkan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalan memberantas narkoba. “Sedangkan yang meringankan, terdakwa bersikap sopan di persidangan,” ujar hakim.

Setelah pembacaan putusan, terdakwa dan jaksa menyatakan sikap pikir-pikir.

Sebelumnya, terdakwa dituntut oleh jaksa Rizqi Darmawan Nasution dengan hukuman 15 tahun penjara, denda 1 miliar, subsider 6 bulan.

Perkara ini bermula pada Minggu (10/10/2019) siang, terdakwa Windi dihubungi oleh salah seorang yang bernama Jimmi (DPO) yang diminta mengambilkan narkotika jenis sabu dari Hendo Nurahman (berkas terpisah). Kemudian ia diiming-imingi, bila berhasil mengantarkan sabu tersebut, ia akan mendapatkan Rp 500 ribu per satu gramnya. Sehingga ia mengambil narkotika jenis sabu sebanya tiga bungkus untuk dijual kembali oleh terdakwa.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Keesokan harinya, terdakwa diperintah Jimmi untuk mengantar 20 gram sabu kepada pria bernama Sitorus di Penginapan Airy Traviloka di Jalan Suka Indah, dan langsung memberikan satu bungkus narkotika yang sudah dibawanya dari Hendro.

Sesaat setelahnya, terdakwa kembali dihubungi Jimmi untuk mengantarkan kembali sabu seberat 20 gram ke Sitorus yang sebelumnya sudah memesan. Sesampainya di lokasi, terdakwa langsung diamankan oleh saksi polisi yang sudah menunggu di hotel tempat Sitorus tersebut.

Pada saat dilakukan penggeledahan, polisi tidak ada menemukan barang bukti dari terdakwa. Lalu polisi membawa terdakwa ke rumah terdakwa. Pada saat dilakukan penggeledahan, polisi menyita barang bukti berupa dua bungkus plastik berisi narkotika jenis sabu berat bersih 157,7 gram di dalam lemari pakaian terdakwa.

Pada saat diinterogasi, terdakwa mengaku bahwa barang bukti tersebut diperoleh dari saksi Hendo Nurahman atas suruhan Jimmi yang dititipkan kepada terdakwa untuk diantarkan kepada pembeli.

Selanjutnya polisi membawa terdakwa menuju rumah saksi Hendo Nurahman lalu polisi melakukan penangkapan terhadap saksi Hendo Nurahman di rumahnya.

Setelah itu polisi membawa terdakwa bersama saksi Hendo Nurahman beserta barang bukti ke Polrestabes Medan.

Perbuatan ia terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

You might also like