Kasus Djoko Tjandra, Kejagung Ambil Alih Pemeriksaan Kajari Jaksel

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menarik kasus pemeriksaan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan ke tingkat pusat. Kejari Jaksel diketahui bertemu dengan Anita Kolopaking, pengacara terpidana Djoko Soegiarto Tjandra.

“Kejaksaan Agung ambil alih pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta terhadap kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang diberitakan telah dilobi oleh pengacara terpidana Djoko Tjandra,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono, melalui siaran pers, Jumat (24/7/2020).

Alasan dilakukannya pemeriksaan terhadap Kajari Jaksel untuk meminta klarifikasi atas pertemuannya dengan Anita Kolopaking yang merupakan pengacara terpidana Djoko Soegiarto Tjandra sesuai dengan putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung Nomor 12 PK/Pidsus/2009 tanggal 12 Juni 2009.

Dalam amar putusannya antara lain menyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan menjatuhkan pidana selama dua tahun, namun hingga saat ini belum tertangkap sehingga belum dieksekusi oleh jaksa eksekutor.

Hari menambahkan, saat proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Kejati DKI Jakarta sedang berlangsung, kemudian muncul unggahan di media sosial yang memuat foto yang diduga Anita Kolopaking bersama dengan seorang perempuan bernama Pinangki yang diisukan merupakan seorang jaksa di Kejagung.

“Karena informasi tersebut terkait dengan pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan melibatkan jaksa di Kejaksaan Agung maka pemeriksaannya diambil alih oleh Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung,” katanya.

Dalam kesempatan terpisah kepada FORUM Jaksa Agung ST Burhannudin berjanji akan menyampaikan transparan memberikan informasi kepada masyarakat terhadap permasalahan ini dan jika terbukti para Jaksa tersebut melakukan pelanggaran disiplin atau pidana maka tidak pandang bulu kepada siapa pun Jaksa itu akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Iya sekecil apa pun informasi, saya akan klarifikasi kepada yang bersangkutan dan apabila benar, akan dilakukan pemeriksaan sesuai aturan yang ada,” Tegas Burhanuddin

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengaku tidak gentar jika ada orang besar di balik orang yang melindungi buronan kasus korupsi Djoko Tjandra. “Kalau saya, kalau ada faktanya, ada datanya, saya tidak akan takut,” Ujarnya

Djoko Tjandra

Diberitakan sebelumnya bahwa ada Seorang jaksa perempuan bernama Pinangki turut diperiksa bidang pengawasan Kejaksaan Agung (Kejagung). Pinangki diduga ikut terseret geger buron Djoko Tjandra alias Joko Soegiarto Tjandra.

Pinangki diperiksa terkait dengan fotonya yang beredar di media sosial bersama dengan Anita Kolopaking, yang merupakan pengacara Djoko Tjandra. Pemeriksaan terhadap Pinangki pun masih berlangsung.

Muncul dalan pemberitaan di media sosial dengan memuat foto yang diduga Pengacara Anita Kolopaking dengan seorang jaksa perempuan yang bernama Pinangki yang dalam berita tersebut disebut sebagai seorang jaksa

Selain Pinangki pihak kejaksaan tengah memeriksa Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kajari Jaksel) Nanang Supriatna yang juga masih berkaitan dengan Djoko Tjandra

Saat ini juga Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung telah melakukan klarifikasi/pemeriksaan terhadap Kajari Jakarta Selatan, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Kasi Intelijen, pegawai yang bertugas saat kejadian.

Kehebohan berkaitan dengan Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra masih berlanjut. Kali ini Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa salah satu pejabatnya yang diduga berkaitan dengan terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali itu.

Bermula dari informasi yang beredar menyebutkan adanya pertemuan kuasa hukum Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kajari Jaksel) Nanang Supriatna. Jaksa Agung ST Burhanuddin pun memerintahkan agar Nanang diperiksa secara internal. (abdul farid)

You might also like