3 Manager Bank UOB Dituntut 5 Tahun Penjara Denda Rp 5 Miliar

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Jaksa Penuntut Umum menuntut 3 manager Bank UOB  penjara 5 tahun dan denda Rp 5 miliar subsider enam bulan penjara, Senin (13/7/2020) malam. Para terdakwa itu adalah Natalia Go, Vincensius Hendry dan Meliawati.

JPU Rahayu Raharsi menuturkan ketiga terdakwa cukup bukti melakukan tindak pidana perbankan. Hal tersebut menimbulkan kerugian bagi Roestina Cahyo Dewi, selaku pemilik uang, sebesar Rp 21,6 miliar.

Menurutnya, ada peraturan yang dilanggar.

Yaitu secara sadar mengesahkan penarikan uang yang dilakukan Waseso berkali-kali tanpa menghubungi Roestina sebagai pemilik rekening.

Berdasar keterangan saksi ahli dari OJK, Adri Mulya, ada pelanggaran yang dilakukan terdakwa.  Pelanggaran meliputi terdakwa meyakini pegawai tanpa cek seuai SOP. ”Joint and atau rekening bersama bukan diambil oleh salah satu pemilik rekening, kalau itu dilakukan maka tidak sah,” terang Rahayu Nur Raharsi di Pengadilan Negeri Solo  yang diketuai Hakim Muhammad.

Sementara itu, tim kuasa hukum terdakwa, Zainal Arifin menyatakan akan mengajukan pledoi dalam sidang berikutnya atau tahap pembelaan.  Sidang itu akan dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2020.

Zainal berpendapat pihaknya akan menyampaikan penjelasan soal SOP dan sebagainya. “SOP yang berlaku di bank UOB berdasar hasil audit investigasi tidak ditemukan adanya kesalahan,” ujar dia.

You might also like