Polisi Tahan 4 Warga Pengambil Paksa Jenazah Positif Covid-19

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Polda Jawa Timur menahan empat tersangka kasus pengambilan paksa jenazah positif Covid-19 di rumah sakit Paru, Karang Tembok, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Keempatnya kini menjalani isolasi di rumah sakit.

Keempat tersangka berstatus sebagai Orang Dalam Risiko (ODR) karena kontak dengan jenazah yang positif corona. Identitas keempat tersangka masing-masing berinisial MI (28), MA (25), MK (23) dan MB (22) semuanya warga Jalan Wonokusumo 118, Pegirian, Surabaya.

“Iya benar Polda Jatim sudah menahan dan menetetapkan 4 orang tersangka atas kejadian tersebut. Langkah ini diambil sebagai tindakan tegas Polri dari sisi hukum yang terjadi,” terang Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran, Jumat (12/6/2020).

Menurut Fadil, sebelumnya beredar video mengenai adanya pihak keluarga mengambil paksa jenazah covid-19 dari dalam RS Paru Surabaya pada 4 Juni 2020. Kemudian polisi melakukan penyidikan dan penyelidikan terhadap kejadian tersebut. Serta melakukan pemanggilan saksi-saksi.

Para tersangka akan dijerat dengan Undang Undang wabah penyakit, Undang – Undang Karantina dan KUHP pasal 214 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun. Keempat tersangka ini adalah anak dari Jenazah positif Covid-19 yang diambil paksa.

“Polisi melakukan pembantaran pada 4 tersangka untuk dilakukan isolasi di rumah sakit. Mereka menjadi ODR karena terjadi kontak fisik dengan jenazah covid-19 yang diambil paksa di RS Paru,” tukasnya.

You might also like