PRESIDEN BERGANTI KORUPSI ABADI DUA

Massa OKP Geruduk Mapolres Binjai, Polisi Berulang Kali Letuskan Senjata Api

Buntut Ketua OKP Bersama Ketua KNPI Ditangkap Peras Pemborong

Ratusan massa salah satu organisasi kepemudaan (OKP) menggeruduk Mapolres Binjai. Mereka menuntut ketuanya yang diamankan dalam kasus pemerasan pemborong, dibebaskan. Aksi massa OKP ini sempat membuat suasana di depan Mapolres  Jalan Sultan Hasanuddin Binjai Kota menjadi mencekam.

Kedatangan anggota ormas ini buntut dari salah satu ketua ormas tersebut diamankan polisi. Oknum ketua salah satu ormas ini diamankan terkait pemerasan berinisial ID. “Ada 4 orang yang ditangkap, katanya kasus pemerasan. Seram kali suara tembakan tadi, macam perang aja bang,” kata salah seorang warga tak jauh dari Mapolres Binjai.

Keterangan diperoleh, Kamis (21/5/2020), aksi massa yang membuat suasana mencekam terjadi pada Selasa (19/5/2020) malam hingga Rabu (20/5/2020). Petugas kepolisian terpaksa meletuskan senjata api ke udara untuk bubarkan massa.

Tidak hanya mengamankan beberapa pemuda. Aksi agresif petugas juga membuat pengendara harus memutar haluan. Bahkan, jalan sempat macet dan beberapa kereta yang dibawa oleh sekelompok pemuda ini turut diamankan.

“Kacau, kami aja disuruh putar balik dan jalan sempat macet. Belum lagi suara letusan senjata seperti perang terus berdentuman bang. Sepeda motor yang digunakan ormas itu berhamburan (berjatuhan) di tengah jalan,” terang dia menggambarkan situasi.

Usai mengamankan para pemuda ini, petugas kepolisian terlihat masih berjaga di depan Mapolres Binjai, dengan senjata. Bahkan, aparat dari TNI berseragam lengkap dan intel Brimob serta Kodim Langkat turun ke lokasi kejadian.

Hingga Rabu dini hari, polisi dan TNI berseragam lengkap masih di depan Mapolres Binjai. Begitu juga awak media yang masih setia menunggu informasi resmi dari Polres Binjai. “Sabar ya, nanti saja masih diperiksa,” kata Kasubag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting.

Disinggung apakah benar oknum ketua berinisial ID yang diamankan. Dirinya tidak membantah hal itu. “Iya, selain ID, juga diamankan RS, sebenarnya diamankan masih dalam kategori pemerasan,” tegas Siswanto.

You might also like