Sepuluh Proyek Percontohan Siap Dibangun di Kota Bitung

Bitung – forumkeadilan.com. Kendati masa tugas kerjanya sebagai Walikota Bitung, Sulawesi Utara, akan berakhir pada September 2020, ini namun Maximiliaan J. Lomban, masih terlihat gesit, energik dan penuh semangat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Walikota Bitung. Bukti bahwa Walikota incumbent ini masih sangat peduli dengan warga masyarakat kota Bitung, setelah beberapa hari lalu melakukan kunjungan kerja di sepuluh kelurahan di kota Bitung.

Kehadiran Lomban di beberapa kelurahan itu buman tanpa maksud memang. Seperti dijelaskannya bahwa kehadirannya disana untuk meninjau sekaligus melakukan peresmian atas sepuluh pembangunan yang masuk dalam program pilot projeck atau proyek percontohan di beberapa kelurahan tersebut. “Dengan melakukan peletakkan batu pertama maka proyek percontohan ini segera dibangun,”ujar Lomban saat melakukan peletakkan batu pertama di kelurahan Madidir Unet, kota Bitung.

Dikatakannya, sebelum melakukan peletakkan batu pertama di kelurahan Madidir Unet, pihaknya juga sebelumnya sudah melakukan hal yang sama di dua kelurahan. “Jadi untuk hari ini saya akan melakukan peletakkan batu pertama di delapan kelurahan lagi diantaranya, selain madidir unet tadi, juga kelurahan manembo-nembo, batu putih atas, batu putih bawah, makawidey, kasawari, kelapa dua dan mawali,”jelasnya.

Walikota Bitung, Maximiliaan J. Lomban, saat akan melakukan peletakkan batu pertama pada proyek percontohan di kelurahan Madidir Unet, kota Bitung

Terkait pembangunan pilot projeck ini meliputi pembangunan apa saja yang akan dibangun di sepuluh kelurahan yang dimaksud. Menurut Lomban, proyek yang akan dibangun itu diantaranya, drinase, jalan dan jembatan. Ketiga proyek infrastruktur ini kata Lomban sangat perlu diadakan di setiap kelurahan yang telah ditetapkan program ini. Bila semua itu dapat diakomodir dengan baik, maka tingkat keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktifitasnya akan berjalan baik, aman dan lancar.

Selain itu dia juga menjelaskan soal anggaran uang digunakan dalam pelaksanaan proyek percontohan tersebut. Menurutnya, anggaran yang digunakan sumbernya dari APBD. Sementara pelaksana kerjanya, dikerjakan dengan pola padat karya atau kelompok masyarakat (Pokmas). Jadi program ini kata Lomban, bertujuan agar masyarakat dapat terlibat dan menikmati hasilnya. “Harapan saya melalui program ini dapat berguna untuk kesejahteraan masyarakat. Yah, semiga bisa bermanfaat bagi seliruh masyatakat kota Bitung. Saya juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan lahannya untuk pelaksanaan program pilot projeck ini.

Kegiatan kerja peletakkan betu pertama di sepuluh kelurahan tersebut, selain dihadiri langsumg oleh Walikota Bitung,Maximiliaan J. Lomban, juga dari unsur Forkopimda, para camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga masyarakat setempat. (Herry Dumais/Adv)

You might also like