Warga Sempat Tolak Penguburan Jenazah Pejabat Pemko Medan Terpapar Virus Corona

Jenazah Nyaris 4 Jam Lebih Dibiarkan di Areal Kuburan

Warga sekitar pekuburan muslim Mandailing Jl Brigjen Katamso Medan sempat menolak penguburan jenazah Drs Mussadad, Asisten Pemerintahan Pemko Kota Medan diduga korban Covid -19 dikuburkan di lokasi tersebut, Rabu (25/3/2020) malam.

Jenazah yang sudah tiba di areal perkuburan sekitar pukul 19.00 WIB itu sempat dibiarkan begitu saja selama beberapa jam. Hingga pukul 22.00 peti jenazah masih terbiarkan di areal pekuburan. Sementara petugas yang membawa jenazah menghindari lokasi, dan memilih menunggu di luar area pekuburan.

Sebelumnya tiga petugas medis berpakaian astronot berwarna orange terlihat berada di pekuburan. Saat itu lubang sudah digali, dan tak lama masuk mobil ambulan membawa peti jenazah.

“Dari dalam ambulan turun satu orang berpakaian astronot warna biru. Lalu mereka mengangkat peti jenazah. Tetapi saat itu salah seorang diantaranya terlihat oyong. ‘Tiba-tiba para petugas tadi meletakkan peti jenazah dan meninggalkannya,” kata dia.

Masyarakat yang melihat langsung emosi, mereka berteriak memaki maki petugas. Bahkan sebagian warga diantaranya menolak penguburan jenazah pejabat Pemko Medan di pekuburan tersebut. “Kalau memang mau dikuburkan segera dikuburkan, jangan dibiarkan seperti itu,” kesal warga.

Peti jenazah terlihat sempat disemprot cairan disinfektan oleh petugas. Seputar areal kuburan juga turut disemprot disinfektan. Salah seorang petugas menyebutkan, dipilihnya lokasi pekuburan tersebut atas perintah Pemko Medan.

Setelah sempat  ditolak warga, akhirnya jenazah Musaddad dikuburkan sekitar pukul 23.25 WIB. Enam petugas berpakaian astronot warna orange (lebih tepatnya jas hujan) memasukkan peti jenazah ke dalam lubang pekuburan. Tidak ada keluarga atau yang lainnya berada di areal pekuburan. Pihak keluarga hanya melihat dari seberang Jl. Brigjen Katamso.

Sementara sejumlah aparat kepolisian berjaga-jaga di luar areal mengantisipasi munculnya penolakan warga. Sebelumnya, warga sekitar pekuburan Mandailing menolak jenazah Asisten Pemerintahan Kota Medan yang diduga meninggal akibat Covid-19 itu dikuburkan di areal pekuburan tersebut. Namun setelah diberi pengertian akhirnya jenazah pejabat Pemko Medan dikuburkan.

You might also like