Sudah Puluhan Pemilik Rekening Saham Jiwasraya Diperiksa, Tapi Belum Ada Tersangka

 

JAKARTA : Akhirnya,  Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Khusus, Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah buka suara soal puluhan pemilik rekening saham diperiksa dalam kasus PT. Asuransi Jiwasraya (AJS).

“Mereka diduga terkait dengan dengan transaksi saham (yang dilakukan) oleh tersangka TPPU BT dan HH, ” kata Febrie kepada wartawan  di Gedung Bundar,  Kejaksaan Agung,  Jumat (13/3) malam.

Namun, Mantan Direktur Penuntutan pada Jampidsus (Jaksa Agung Muda Pidana Khusus) enggan menjelaskan lebih rinci bentuk keterkaitan dalam transaksi saham oleh BT dan HH.

“Sudah masuk materi perkara,” ucapnya diplomatis.

 

Hingga,  Jumat malam belum ada satupun yang dijadikan tersangka.  Semua masih berstatus saksi.

“Mereka,  kita periksa guna pemberkasan dua tersangka tersebut, ” terangnya.

Dari berbagai informasi yang dihimpun,  dugaan keterkaitan pemilik SID (Single Investor Indentification), adalah mulai pemakaian nama mereka sampai ada yang tak terhindar, karena kelaziman praktik hingga bagian dari konspirasi.

Tersangka BT,  adalah Benny Tjokrosaputro (Komut PT. Hanson Int.  Tbk), HH adalah Heru Hidayat (Preskom PT. Trada Alam Minera Tbk).  Mereka dijerat TPPU (Tindak Pidana Prncucian Uang)  selain korupsi dalam Skandal Jiwasraya (Jiwasraya Gate).

 

SEMPAT KEBERATAN

Kapuspenkum Hari Setiyono tambahkan sebanyak 52 orang pemilik SID yang trlah diperiksa sempat keberatan atas blokir rekening saham oleh Kejagung.

Tetapi, setelah proses klarifikasi dan verifikasi,  justru didapat keterangan mereka terkait dengan trandaksi jual-brli saham milik tersangka BT dan HH

“Patut diduga pula,  mereka terkait jual-beli dalam transaksi saham oleh tersangka JHT, ” papar Hari terpisah.

Tersangka JHT,  adalah Joko Hartono Tirto (Direktur PT Maxima Integra).  Joko adalah tersangka skandal Jiwasraya, namun secara resmi belum dijerat TPPU. “Tersangka TPPU masih dua,  BT dan HH, ” tegas Febrie


Salah seorang tersangka kasus Jiwasraya

Tim penyidik, Jumat periksa 13 orang pemilik rekening saham.  Sebelumnya,  Rabu diperiksa 22 orang dan Kamis sebanyak 17 orang.

Mereka adalah , Ani Suhaeni, Rusli, Bambang Harsono, SE. (Sales / Agen Asuransi Jiwa Tugu Mandiri), Winarto Tyahyadi, Mediarto Prawiro, Daniel Halim (Direktur PT. Asuransi Jiwa Adisarana Wana Artha)

Serta,  Benny Hardiman Setiabrata (Direktur PT. Buana Capital Sekuritas) , Wilianto Poaler, Yongki Teja, Wijaya Mulia, Matthew Dixon Mohinani, Surya Leiyana Hidayat dan Indrawati Widjaya (Direktur PT. Wanteg Sekuritas).

 

JASA MANAJER

Pada bagian lain,  Hari Setiyono membeberkan hasil penyitaan tentu hadap pengembalian uang jasa manajer investasi (fund management fee)  pekan ini,  sebesar Rp53, 5 miliar lebih.

Lalu,  melakukan  pengamanan fisik asset (lahan) berupa pemasangan plang penyitaan sebanyak 87.

Serta,  penyitaan 3 (tiga) unit mobil,  yaitu masing-masing 1 (satu) unit mobil Toyota Vellfire, 1 (satu) unit mobil Toyota Alphard dan 1 (satu) unit mobil sedan Toyota Lexus.

(abdul farid)

You might also like