Pejabat Pemko Medan Wafat Disebut Terpapar Virus Corona

Sempat Dua Hari Dirawat di RS Adam Malik

Asisten Pemerintahan Setdako Medan, Musaddad Nasution, meninggal dunia di RS Adam Malik Medan, Rabu (25/3/2020) sore. Ia wafat setelah mendapat perawatan intensif akibat penyakit demam, batuk dan sesak nafas yang diduga kuat positif corona.

Kabag Humas Pemko Medan Arrahman Pane mengatakan, sebelum meninggal, almarhum diopname di RSU Adam Malik Medan. Almarhum mengalami demam, batuk dan sesak nafas. Namun, tidak diketahui pasti apakah yang bersangkutan positif corona. Tidak ada penjelasan detail. Termasuk berapa lama diopname di rumah sakit tersebut.

Hanya saja beberapa pejabat lingkungan Pemko Medan, hanya mengatakan Musaddad meninggal. “Iya Pak Musaddad meninggal tadi sekira pukul 17:00. Untuk lanjutnya saya tidak tahu,” ujar Arrahman seraya menyebut jenazah akan langsung dikuburkan malam ini tanpa dibawa pulang dahulu ke rumahnya di komplek TVRI Medan Tembung.

Informasi di lapangan juga didapat, almarhum sebelumnya berangkat ke Jakarta, untuk keperluan dinas.

Arrahman Pane menambahkan, 17 Maret lalu almarhum Musaddad masih ikut apel di halaman Kantor Wali Kota Medan. “Waktu apel 17 Maret lalu almarhum masih ikut. Waktu itu beliau sudah ada keluhan sakit demam dan sudah berobat. Senin (23/3/2020) kemarin dirawat di Adam Malik dan tadi sore meninggal,” kata Arrahman.

“Jenazah sudah disiapkan dari RSU Adam Malik Medan. Menurut informasi beredar almarhum terindikasi virus corona,” katanya.

Sekadar memberitahukan, sebelum menjabat Asisten Pemerintahan, almarhum menjabat jabatan penting seperti Kasat Pol PP, Plt Kadis Perdagangan, dan lainnya.

You might also like