Teater Graha Purbo Waseso Kencono Lengkapi Wisata Candi Prambanan

ForumKeadilan.com – Destinasi wisata Candi Prambanan dan sekitarnya semakin lengkap menyusul dibukanya gedung Teater Graha Purbo Waseso Kencono di Jalan Manisrenggo km 1, Tlogo, Kecamatan Prambanan, Klaten.

Gedung pertunjukan seni dan budaya yang dibangun perusahaan Galuh Grup itu siap menyajikan berbagai pertunjukan tradisional Jawa. Gedung teater penuh nuansa seni, namun terlihat modern, dilengkapi LCD berukuran besar yang membuat pertunjukan semakin menarik.

Didesain layaknya gedung bioskop yang full AC, gedung berkapasitas 250 tempat duduk ini lokasinya tidak begitu jauh dengan obyek wisata Candi Prambanan. “Gedung ini dibuat untuk mengangkat seni-seni yang ada di Jawa,” tandas pemilik Galuh Grup, One Krisnata saat pembukaan gedung, belum lama ini.

Saat ini, sendratari atau ketoprak kebanyakan hanya digelar di jalan atau di desa-desa. Dengan adanya gedung ini, Galuh Grup ingin mengangkat kembali kejayaan kesenian tradisional tersebut, sebagaimana dilakukan bangsa lain, seperti gedung opera di Italia, maupun Amerika Serikat yang punya gedung teater. Dan di Jawa sudah semestinya mulai menghargai seni tradisionalnya sendiri dengan memberikan tempat manggung yang layak.

Apabila tidak ada yang peduli terhadap budaya karakter Jawa, Galuh Grup khawatir lama kelamaan identitasnya menjadi dilupakan. Dengan adanya gedung teater pertunjukkan yang layak, komunitas seni sendratari, ketoprak, dan lainnya dapat memanfaatkannya. Menyediakan tempat yang layak untuk tampil, One Krisnata yakin pertunjukan juga semakin baik.

Hadirnya gedung teater yang dipersembahkan untuk masyarakat seni ini diharapkan pertunjukan yang ditampilkan semakin variatif. Di samping sendratari maupun ketoprak, jazz juga bisa ditampilkan. Pemilik dan pengelola gedung sangat terbuka, dan konsepnya pengelola teater yang membuat show. Dengan demikian, para seniman tidak perlu bingung harus membayar. “Justru punya kreativitas, cocok dengan manajemen, kita yang bayar, kita yang bikin schadule, kita yang promo,” urainya.

Guna menarik wisatawan dalam maupun luar negeri, pihaknya akan menyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar terkoneksi dengan dunia pariwisata. Dia juga ingin menyebarkan sejarah yang diharapkan sesuai fakta. Sehingga bukan sekedar dongeng yang justru membuat semakin enggan untuk belajar sejarah.

Sementara itu, saat pembukaan teater yang berlangsung awal pekan kemarin, disajikan pertunjukan Sendratari Roro Jonggrang dengan sutradara Profesor Dr Timbul Haryono.

You might also like