Launching Pilwako Kota Bitung, Meriah dan Sukses

Bitung – forumkeadilan.com. Kasus operasi tangkap tangan (OTT) pada salah satu komisioner KPU Pusat, Wahyu Setiawan, beberapa waktu lalu oleh KPK, rasanya cukup menjadi pelajaran serius bagi para ketua KPU, komisioner termasuk para staff KPU, baik untuk provinsi dan Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara, yang pada tahun ini akan menyelenggarakan Pemilukada serentak, pada September 2020 mendatang.

Kendati kasus itu hanya sebatas dugaan suap terkait soal penetapan anggota DPR terpilih periode 2019-2024, namun secara umum kasus ini setidaknya telah mencoreng wibawa lembaga KPU. Singkat cerita, KPK akhirnya telah menetapkan Wahyu Setiawan sebagai tersangka belum lama ini.

Apa yang telah digambarkan diatas tadi, mungkin saja bisa menjadi bahan renungan bagi seluruh Ketua KPUD, para komisioner bersama para staf KPUD, baik provinsi dan Kabupaten/Kota di Sulut, yang akan menggelar pesta demokrasi lokal pada September 2020 nanti. Bahwa jangan pernah mencoba melalukan tindakan sepihak yang notabene sangat bertentangan dengan aturan dan hukumannya yang bakal diterima, seperti telah dilakukan oleh salah satu anggota komisioner KPU Wahyu Setiawan, yang diciduk KPK terkait
kasus suap tersebut.

Kalau melihat dana hibah yang telah dicairkan oleh pemerintah untuk tujuh kabupaten/kota, terutama KPUD kota Bitung, sebesar Rp. 33 miliar rupiah, memang cukup fantastis. Dana sebesar itu yang akan digunakan untuk penyelenggaraan Pilwako kota Bitung, memang dituntut untuk ekstra hati-hati dalam hal penggunaannya. Tentunya kita sama-sama sepakat penggunaan dana hibah itu akan diperuntukkan untuk kepentingan pelaksanaan Pilwako kota Bitung. Sehingga pada akhirnya ketika diminta pertanggung jawaban terkait penggunaan anggaran tersebut, tidak ada lagi temuan penyimpangan penggunaan anggaran.

Soal dana hibah pemerintah kota Bitung, ini termasuk menjadi titik perhatian KPUD kota Bitung. Pasalnya, pada launching Pilwako kota Bitung, belum lama ini, ketua KPUD kota Bitung, Desli Sumampouw, SE, dalam sambutannya pada acara launching itu, berulang kali menyatakan bahwa dana hibah sebesar itu akan digunakan sebaik-baiknya untuk pelaksanaan Pilwako kota Bitung. “Soal penggunaan dana hibah sebesar Rp. 33 miliar itu kami akan selalu terbuka dan transparan pada warga masyarakat khususnya kota Bitung,”paparnya menerangkan.

Para tamu undangan Launching Pilwako Kota Bitung.

Dia menambahkan bahwa pihaknya juga merasa perlu memberitahukan kepada masyarakat yakni jika ingin mengetahui secara detil penggunaan anggaran tersebut silakan datang ke stand rumah pemilu KPU kota Bitung. Disitu masyarakat diberi kesempatan untuk mencari tahu penggunaan anggaran terhitung sejak kami mulai melakukan berbagai tahapan-tahapan dan sosialisasi jelang Pilwako kota Bitung, pada bulan September mendatang. “Tentunya dengan anggaran sebesar itu kami akan bekerja semaksimal mungkin agar dapat terwujud pesta demokrasi yang bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat kota Bitung,”katanya.

Selain itu dia juga berharap soal partisipasi dari masyarakat untuk tidak golput sehingga pesta demokrasi bisa benar-benar berlangsung aman, jujur dan adil. Diakhir sambutannya dia juga tak lupa mengucapkan rasa hormat dan terima kasih kepada pemerintah kota Bitung, yang telah menghibakan dana sebesar Rp. 33 miliar rupiah untuk penyelenggaraan Pilwako kota Bitung.

Bak gayung bersambut, pasalnya ketika giliran Walikota Bitung, Maximiliaan J. Lomban menyampaikan kata sambutannya, Lomban juga tak henti menyampaikan rasa terima kasih kepada KPU kota Bitung. “Saya sebagai kepala pemerintahan kota Bitung, sangat mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan oleh KPU, terlebih untuk acara launching Pilwako kota Bitung, pada malam hari ini. Saya menyambut baik acara launching ini karena acara ini menjadi salah satu bagian penting sebelum melakulan tahapan-tahapan dan sosialisasi berikutnya. Dengan begitu saya yakin masyarakat akan lebih antusias menyambut Pilwako kota Bitung dan pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sulut, pada 23 September tahun 2020. Harapan saya semua pemilih yang akan terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) tidak ada yang golput sehingga pada saat berlangsungnya Pilwako kota Bitung, dapat tercapai sesuai harapan,”kata Lomban mengingatkan.

Secara umum, acara launching Pilwako kota Bitung, ini memang berlangsung meriah dan sukses. Sebabnya, selain dihadiri oleh banyaknya warga masyarakat kota Bitung, Walikota/Wakil Walikota, Maurits Mantiri, perwakilan dari KPU Pusat, KPU Provinsi Sulut, Ketua KPU kota Bitung bersama para komisioner dan stafnya serta dari unsur Forkopimda kota Bitung, yang telah memberikan support dan dukungannya pada KPU kota Bitung.

Acara launching yang digelar sejak sore hingga malam hari itu, rasanya menjadi lebih lengkap karena para pejabat dan undangan serta warga masyarakat kota Bitung, berbaur bersama sambil menikmati berbagai atraksi budaya lokal, tarian kawasan manguni raja, masamper serta hiburan live musik (band) lokal yang berhasil pukau para pejabat tinggi kota Bitung, tamu undangan serta warga masyarakat yang begitu antusias menyaksikan acara demi acara launching yang digagas oleh KPU kota Bitung itu.  (herry dumais)

You might also like