Direktur Narkoba Bareskrim Polri Musnahkan Barang Bukti Narkoba Jaringan Internasional

Jakarta – Forumkeadilan.com. Direktorat narkoba Bareskrim polri telah memusnahkan narkoba Jaringan Internasional seberat  341,6 Kg jenis sabu, ganja 51 kilo gram, Bertempat di Loby Gedung Bareskrim Polri jakarta selatan rabu  27 Februari 2020. Kabareskrim  Komjen Polisi  Drs Listyo Sigit Prabowo didampingi Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K, Direktur Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol, Krisno Halomoan Siregar menjelaskan: hari ini kita akan melaksanakan pemusnahan barang bukti Narkoba ini adalah amanat undang undang terkait transparansi kita dalam memberantas narkoba.

Bareskrim Polri Musnahkan Barang Bukti Narkoba (Ipah Musrifah)

 

Yang akan kita musnahkan hari ini hasil kerja selama tiga bulan terakhir dari bulan Desember sampai bulan Februari, berkat kerja sama dengan rekan rekan darI BNN, dan bea cukai. Hari ini yang akan kami musnahkan Narkoba jenis sabu seberat 341, 6 kg, kemudian Ganja seberat 51 Kg, selain pemusnahan yang akan kami lakukan hari ini,, Minggu lalu dari Direktorat narkoba Polda metro jaya juga melakukan pemusnahan narkoba, kurang lebih seberat 259 kg sabu, ganja 686 kg, Exstasi seberat 4888 kg,dalam kurun waktu tiga bulan ini,jumlah barang bukti yang berhasil di sita baik dari Bareskrim maupun jajaran Polda kurang lebih ganja 1,5 ton,sabu 830,5 kg.

Kemudian Exstasi 200.000 butir, heroin 2,17 kg ,dan tembakau gorila  8,91 kg,  bahwa bapak ibu perlu kami ingatkan bahwa Indonesia ini darurat Narkoba, sehingga tentunya dalam menghadapi kejahatan  penyelundupan pengedaran penyalahgunaan narkoba tentunya harus menggunakan hanya sekedar cara cara biasa. Saya minta seluruh rekan rekan  jajaran Bareskrim dan Polda Polda untuk terus meningkatkan sineginittas,dari mana narkoba ini masuk dari negara negara mana saja tolong untuk sinerginittas dengan rekan rekan yang  terkait, dari BNN dan dari bea cukai.

Bareskrim Polri Musnahkan Barang Bukti Narkoba (Ipah Musrifah)

 

Bahkan dari rekan rekan kepolisian internasional untuk mengetahui meping tersebut, karena tidak ada alasan hanya dua kali gak bisa mengungkap kasus lebih besar intinya tidak boleh ada narkoba yang masuk, kemudian selain melakukan pencegahan dan melibat kan komponen yang ada .Maka dengan masalah narkoba kita tidak bisa bekerja sendiri bagaimana membuat daya cegah dan daya tangkal masyarakat untuk kemudian menolak harus dilakukan secara bersamaSehingga anak anak kita, keluarga kita tidak akan mudah terganggu dengan tawaran tawaran penggunaan narkoba.
Kemudian saya harapkan Anggota terus bersamangat di lapangan, lakukan tindakan tegas terhadap pelaku pelaku  terhadap bandar, saya ingatkan 29 orang tersangka, silahkan berhenti  kalo anda ulangi lagi tidak ada kompromi lagi, ujar Kabareskrim. (Ipah Musrifah)

You might also like