BP2RD Kota Manado, Siap Operasikan Ratusan Unit Tapping Box

Manado-forumkeadilan.com, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) kota Manado, pada 2020 ini akan mengoperasikan ratusan unit tapping box. Tapping box ini seperti dituturkan Kabid Pelayanan Pajak dan Retribusi, Drs. Recky Pesik, Rabu (19/2), bahwa ratusan tapping box ini akan ditempatkan di beberapa titik atau tempat di kota Manado, yang dianggap aman serta dikunjungi banyak orang.

Dicontohkan Pesik soal tempat yang dimaksud yakni pasar moderen seperti mall, super market, multi mart dan sejenisnya. Selain itu tapping box ini juga akan disiagakan di tempat strategis lainnya seperti di bank-bank, hotel, restauran, bandara dan tempat lain yang dianggap mendukung faktor keamanannya.

“Kami tempatkan tapping box dibeberapa tempat tersebut karena dianggap aman. Artinya, selain ada securitinya, kami juga akan menurunkan tim khusus BP2RD kota Manado untuk melakukan pengawasan di lapangan,”terangnya.

Pesik melanjutkan, sebelum ratusan tapping box itu ditempatkan di beberapa tempat yang dimaksud, pihaknya tertebih dahulu membicarakan rencana ini dengan para owner atau pengelola tempat usaha tersebut. “Soal pembicaraan ini sudah kita lakukan meski belum semuanya. Tapi pada umumnya mereka menerima dan bersedia untuk ditempatkan tapping box ini,”katanya.

Lepas dari itu, Pesik selanjutnya menjelaskan tentang keguanaan tapping box ini. Menurutnya, mesin tapping box ini intinya untuk merekam segala hal khususnya tentang transaksi pembayaran pajak oleh para wajib pajak. “Jadi mesin tapping box ini digunakan sebagai data pembanding dari keseluruhan transaksi pembayaran para wajib pajak. Dengan adanya mesin tapping box ini kita berharap semua pelayanan kerja yang dilakukan oleh BP2RD kota Manado, dapat berjalan baik, aman dan lancar,”ucapnya.

Drs. Recky Pesik, Kabid Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Manado

Kedua, tambah Pesik, dengan adanya mesin tapping box ini para wajib pajak juga akan lebih mudah untuk bayar pajak. Artinya, mereka cukup datang ke tempat perbelanjaan umum (mall) atau super market terdekat dan langsung melakukan transaksi bayar pajak. “Jadi ke depan, mereka tidak perlu lagi datang di kantor BP2RD dan harus menunggu antrian berlama-lama. Pendek kata, semua pelayanannya kita buat semudah mungkin,”katanya.

Ketika ditanya soal pengadaan mesin tapping box ini mengapa baru dihadirkan BP2RD kota Manado, pada tahun ini. Apakah hal ini juga merupakan isyarat untuk mencegah perbuatan melanggar hukum semisal melakukan tindakan korupsi mengingat dinas BP2RD ini yang setiap hari kerja melakukan transaksi keuangan melalui pembayaran pajak. Ditanya hal itu, Pesik langsung menjawab bahwa selama bertahun-tahun sistim pembayaran pajak sebelumnya dilakukan secara manual dan sekarang telah menggunakan teknologi komputer, BP2RD kota Manado, sampai kini belum pernah ada temuan tentang penyimpangan kasus korupsi. Fakta itu kata Pesik sesuai dengan hasil pemeriksaan oleh BPK RI Perwakilan Sulut, yang dilakukan setiap tahun berjalan termasuk tahun 2019 lalu. “Bukan mau melebihkan, tapi setiap kali ada pemeriksaan oleh BPK soal penggunaan anggaran, BP2RD kota Manado, selalu masuk dalam kriteria baik. Kami berharap hasil demikian dapat terus membaik dari tahun ke tahun, sehingga masyarakat khususnya para wajib pajak dapat memberikan kepercayaan kepada BP2RD kota Manado,”ungkapnya.

Pesik menambahkan bahwa pengadaan ratusan mesin tapping box itu atas pengajuan dari KPK RI dan berlaku bagi semua dinas kerja BP2RD secara nasional. Bahkan ada beberapa daerah sudah menggunakan mesin tapping box ini diantaranya, Jakarta, Bali, Batam, Surabaya, dan menyusul kota Manado pada tahun ini.

Diakhir perbincangan, Pesik menjelaskan dari jumlah ratusan mesin tapping box itu, ada beberapa unit sudah diuji cobakan di beberapa tempat dan hasilnya memuaskan. Maksudnya, semua transaksi pembayaran pajak dapat terekam dengan baik dan sudah sesuai dengan data pembandingnya. Sementara mesin tapping box lainnya siap dioperasikan juga, tinggal menunggu selesainya pembuatan regulasinya yang saat ini sedang dirumuskan oleh tim khusus BP2RD kota Manado. “Saya harap tahun ini juga ratusan mesin tapping box ini sudah bisa dioperasikan,”kata Pesik sambil menambahkan bahwa tahun lalu mesin tapping box ini sudah bisa dioperasikan, tapi masih terkendala dengan perumusan regulasinya. (didi wongso)

You might also like