Polisi Tetapkan Ustad Jafar Sodiq Sebagai Tersangka Penghinaan Pada Wapres

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan KH Jafar Sodiq Alattas telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penghinaan terhadap penguasa.

“Karena sudah ada dua alat bukti yang cukup untuk dinaikkan (status) menjadi tersangka,” kata Brigjen Argo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

Penyidik masih mempelajari barang bukti berupa rekaman video ceramah Jafar. “Dalam video itu ada kata-kata yang tidak pas menurut pelapor. Ini sedang dievaluasi, dipelajari, dan kemudian dilakukan penyidikan,” ucapnya.

Saat ini Jafar mendekam di Rutan Bareskrim Polri. Sebelumnya video ceramahJafar Shodiq viral di situs berbagi Youtube, yang sumbernya dari akun YouTube Habib Ja’far Shodiq bin Sholeh Alattas diunggah pada 30 November 2019.

Video tersebut berisi kata-kata penghinaan terhadap Wapres Ma’ruf Amin. Ada dua laporan dari masyarakat terkait kasus ini. Sementara dari internal Polri juga membuat laporan.

“Ada dua laporan dari masyarakat yang melaporkan dan juga ada satu laporan model A dari kepolisian,” ujarnya.

Ditangkap Bareskrim

Sebelumnya, Penyidik Bareskrim Polri menangkap penceramah Jafar Shodik Alattas di kediamannya di kawasan Depok, Jawa Barat. Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Kamis.

“(Informasi) dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, bahwa telah diamankan seorang laki-laki inisial JS di rumahnya di Depok, lalu dibawa ke Bareskrim,” kata Brigjen Argo.

Penangkapan Jafar didasarkan atas laporan polisi LP/A/1019/XII/2019/BARESKRIM tanggal 4 Desember 2019 tentang dugaan penghinaan kepada suatu penguasa/badan umum yang ada di Indonesia dan/ atau pencemaran nama baik dan/atau keamanan negara/ makar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45A ayat (2) Jo 28 ayat (2), dan/atau Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan/atau Pasal 207 KUHP, dan/atau Pasal 104 dan/atau Pasal 107 KUHP, dan/atau Pasal 310 dan/atau Pasal 311 KUHP yang diduga dilakukan oleh Jafar Shodik.

Sebelumnya video ceramah Jafar Shodik viral di situs berbagi Youtube yang sumbernya dari akun YouTube Habib Ja’far Shodiq bin Sholeh Alattas diunggah pada 30 November 2019.

Video tersebut berisi kata-kata penghinaan terhadap Wakil Presiden (Wapres)Ma’ruf Amin. Perwakilan Babad Kesultanan Banten pada Kamis, turut melaporkan Jafar ke Bareskrim Polri karena tidak terima Wapres Ma’ruf Amin dihina dalam video ceramah Jafar.

You might also like