Polisi Akan Selidiki Germo Pramugari Garuda Indonesia

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono mengatakan sampai saat ini belum bisa memastikan ada atau tidak terkait laporan pelecehan seksual dari Pramugari Garuda Indonesia. Adapun yang baru lapor, jelas Argo yakni, terkait tudingan germo.

“Di cek dulu ya. Soalnya Polda Metro Jaya yang menangani. Saya koordinasikan dulu. Yang baru lapor baru pihak yang dirugikan dari akun Twitter @digeeembokyaitu Vice President (VP) Awak Kabin Garuda Indonesia, Roni Eka Mirsa bukan pramugarinya,” katanya saat dihubungi wartawan, Kamis (12/12).

Sebelumnya diketahui, cicitan akun media sosial Twitter dengan username @digeeembok berulang kali menyampaikan tuduhan-tuduhan terhadap Vice President Cabin Crew PT Garuda Indonesia, salah satu cuitannya pada 6 Desember 2019 pukul 13.54 WIB.

“Germo Jahat” yg memperlakukan pramugari seagai pelacur adalah seorang VP Awak Kabin Garuda. Teman2 dekatnya atau pilot2 senior memanggil dia dengan panggilan “provider”. Germo Jahat bernama Roni Eka Mirsa”.

Duberitakan pula Dirut Garuda Ari Askhara dipecat  karena diduga terlibat penyelundupan sepeda motor Harley Davidson dan sepada Brompton melalui pesawat yang baru didatangkan Garuda. Ari juga dituding punya wanita simpanan Pramugari Garuda Indonesia Selain Ari, empat anggota direksi lainnya telah diberhentikan sementara.

Budi menilai, Kementerian BUMN sudah melakukan langkah tepat terkait pengisian sementara jabatan direksi yang kosong. Saat ini, posisi direktur utama dan anggota direksi lainnya masih diisi oleh pelaksana tugas, kecuali direktur niaga dan direktur keuangan dan manajemen risiko.

“Meskipun belum ada pengesahan, tapi mereka minta persetujuan pada kita. Orang yang jadi pelaksana tugas itu punya kapasitas,” tutur Budi.

Dewan Komisaris Garuda Indonesia pada Senin (9/12) memutuskan memberhentikan sementara empat direksi. Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol mengatakan, hal tersebut sebagai tindak lanjut pertemuan dewan komisaris dengan Kementerian BUMN sebagai pemegang saham seri A dwiwarna Garuda Indonesia.

Keempat direksi yang diberhentikan adalah Direktur Operasi Garuda Indonesia Bambang Adisurya Angkasa, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia Mohammad lqbal, Direktur Teknik dan Layanan Garuda Indonesia lwan Joeniarto, dan Direktur Human Capital Garuda Indonesia Heri Akhyar.

You might also like