Sekelompok Massa Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penyunatan Dana Desa di Taliabu

Jakarta, ForumKeadilan.com – Sekelompok massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Pemerhati Dana Desa melakukan aksi demonstrasi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/11). Mereka mendesak Mabes Polri untuk menetapkan tersangka kepada Bupati Taliabu, Aliong Mus atas kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran tindak pidana korupsi dana desa di Kabupaten Pulau Taliabu.

Dalam orasinya, koordinator aksi M Frans mengutarakan jika kasus yang berlangsung sejak 2017 itu terkuak setelah ditemukan kuitansi pemotongan dana desa. Pemotongan dana desa tersebut, kata dia, dilakukan Kantor Unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bobong Kabupaten Pulau Taliabu.

“Sejumlah uang yang dipotong tersebut senilai 60 juta rupiah setiap desa se-Kabupaten Pulau Taliabu, dengan total kerugian negara mencapai 4 miliar lebih,” ucap Frans dengan penuh semangat.

Jumlah desa di Kabupaten Pulau Taliabu sendiri sebanyak 71 desa dari 8 kecamatan, sehingga total kerugian negara diperkirakan Rp4,26 miliar. “Dana desa tersebut terdistribusi kepada beberapa oknum instansi,” tegasnya.

Pemotongan dana desa tersebut terjadi pada realisasi atau pencairan dana desa tahap satu tahun 2017 atau tepatnya 06 Juli 2017. Frans mengungkapkan bahwa dana ditransfer ke salah satu badan usaha milik oknum pejabat.

Sejak ditemukannya kwitansi dugaan pemotongan dana desa ini, sejumlah elemen dari mahasiswa dan LSM mulai melakukan desakan kepada para penegak hukum terkait, polisi dan KPK, untuk mengusut tuntas kasus yang disinyalir sebagai penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran tindak pidana korupsi.

Himpunan Pelajar Mahasiswa Tanjung Una (HIPMATU) Cabang Ternate juga telah melaporkan Kepala Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Agusmawati T. Koten ke KPK dengan bukti laporan nomor 322.

Tahun lalu, Komite Pemuda dan Mahasiswa Maluku Utara (Kompas Malut) menggeruduk Gedung KPK di Jakarta untuk menindaklanjuti dan menetapkan Aliong Mus sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemotongan dana desa Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2017.

Sedangkan Front Perjuangan Pemuda Taliabu Anti Korupsi (FPPTAK) menggelar aksi di depan Markas Komando (Mako) Polda Maluku Utara (Malut) mendesak aparat penegak hukum untuk segera menjemput paksa Aliong Mus, karena diduga terlibat dalam pemotongan dana desa yang dilakukan beberapa oknum di Kabupaten Pulau Taliabu.

You might also like