Sampaikan Arahan Kejagung, Kajari Bangka Ingatkan Jajarannya ‘Sayangi Keluarga’

SUNGAILIAT-Kepala Kejaksaan Negeri Bangka, Jeffri Huwae menyampaikan Rapor merah untuk korp Adhiyaksa yang harus dibenahi ke depan. Kajari memandang wajib untuk menyampakan dan merespon arahan Presiden dan Jaksa Agung dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional bersama Presiden dan seluruh pejabat Forkominda pekan lalu di Jakarta.

Kejari Bangka Jeffi Huawe sekaligus menyampikan arahan tersebut dalam acara ramah tamah usai sertijab Kacabjari Belinyu Dede Muhammad Yasin di Kantor Kejari Bangka Selasa (18/11/19). Dede sendiri dipromosikan pada jabatan kasi pidsus di Kejari Palembang.

“Hal-hal yang penting menjadi perhatian dan proyeksi ke depan yakni, korp kejaksaan harus berperan penting dalam hal mendorong pertumbuhan Investasi. Kemudian hindari serta tingkatkan upaya pemberantasan segala hal yang bersifat koruptif, serta meningkatkan Pendekatan melalui fasilitas teknologi Informasi. Itu yang menjadi garis besar arahan Jaksa Agung,” jelas Jeffri.

Jefrri Huawe juga menegaskan bahwa peringatan keras juga disampaikan oleh Kejagung bahwa Jaksa jangan coba-coba bermain-main proyek. Dijelaskannya bahwa yang harus dilakukan justru bersinergi dengan pemerintah daerah terkait penyusunan perda yang mendukung iklim investasi.

“Kejaksaan harus berkerjasama dengan pemerintah daerah dalam hal mengawal kegiatan-kegiatan penyusunan perda. Agar tudak ada lagi permasalahan Perda yang kemudian tidak mendukung pertumbuhan investasi,” tambah Jeffri.

“Statement dari Jaksa Agung Jelas dan tegas, kalau tidak bisa dibina ya dibinasakan. Artinya tidak ada lagi wilayah abu-abu , pilihannya hanya dua, kalau tak bisa dibina ya artinya binasakan. Saya hanya mengingatkan bahwa kita punya keluarga, istri dan anak yang kita sayangi. Jangan sampai perbuatan kita membuat mereka menanggung dampaknya. Ini saya sampaikan dari hari saya yang paling dalam,” tegasnya.(red)

You might also like