Rahmat Gobel Bersama Walikota Bitung Buka Festival Walimah 1441 H

Bitung – Forumkeadilan.com. Hampir satu dekade ini nama kota Bitung, Sulawesi Utara, makin mencorong saja dalam pentas nasional. Wajar saja, karena hal ini disebabkan dengan seringnya para pejabat nasional bertandang kesana. Lantas apa musababnya sehingga kota cakalang, julukan lain dari kota Bitung itu, begitu dikenal oleh para petinggi negeri ini.

Tentunya punya alasan kuat, diantaranya selain kota Bitung, ini telah resmi menjadi kota ekonomi khusus (KEK) dalam bidang perhubungan laut dan industri juga ada beberapa serangkaian peringatan yang bergerak dalam bidang intertain berupa festival pesona selat lembeh, tangkoko dan kini yang terbaru yakni festivalvwalimah dan tabliq akbar 1441 hijriah, yang sudah digelar pada Senin (18/11) di kota Bitung. Iven yang digagas oleh Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo dan Bitung ini nyatanya mendapat support dari Walikota Bitung, Maximilian J. Lomban.

Bisa saja Walikota Bitung ingin menambah serangkaian dari berbagai festival itu untuk kemudian dijadikan sebagai objek destinasi wisata, baik dikemas secara umum seperti festival pesona selat lembeh atau bisa secara khusus seperti yang baru saja dilangsungkan yakni festival religi walimah dan tabliq akbar 1441 hijriah tersebut.

Seperti dikatakan Lomban saat pembukaan festival beberapa waktu lalu, bahwa kegiatan adat ini dapat membawa manfaat yaitu akan terciptanya silaturahmi antara warga Gorontalo dan masyarakat Bitung.

“Kota Bitung, merupakan daerah majemuk dimana ada berbagai macam adat dan budaya didalamnya. Sehingga pemerintah kota Bitung, punya tugas untuk terus melestarikan budaya masyatakat yang ada untuk menjadikan kekayaan tersendiri sekaligus dapat mensejahterakan masyarakat kota Bitung,”ungkap Lomban.

Dia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi antara KKIG kota Bitung dan pemerintah kota Bitung. Untuk itu Lomban mengajak seluruh masyarakat Bitung untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Sehingga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di kota Bitung. Dalam sambutannya itu Lomban juga menyinggung soal kota Bitung yang menjadi salah satu daerah penghasil terbesar ikan cakalang atau tongkol, yang mana dalan beberapa tahun lalu kota Bitung sempat mengalami devisit ekonomi setelah pemerintah pusat berlakukan berbagai kebijakan. Seperti pada 2014 silam, kondisi ekonomi kota Bitung, hanya bermain di level 7,1 %. Berikutnya tahun 2015 melambat dan hanya mentok di angka 3,6 %.

“Sebagai Walikota saya harus mencari jalan terbaik agar kondisi ekonomi kota Bitung bisa bergairah lagi. Sambil menunggu proses kenaikan di sektor perikanan, tapi terasa lambat regulasinya dirubah. Sehingga kontribusi untuk membangun sektor perikanan tidak secepat seperti yang kita inginkan,”kenang Lomban waktu itu.

Diakhir sambutanya Lomban berharap dengan festival walimah dan tabliq albar 1441 hijriah ini bisa menjadi daya tarik wisatawan sehingga dapat memberikan citra yang baik kepada kota Bitung, sebagai kota yang toleran yang kaya akan adat dan budaya. “Selain itu selaku pemerintah kota Bitung, saya juga tak lupa memberikan apresiasi kepada Bpk. Rahmat Gobel, sebagai Wakil Ketua DPR-RI, yang secara bersama telah menyaksikan pembukaan festival walimah dan tabliq akbar 1441 hijriah. Tentunya momen ini akan menjadi pemacu semangat bagi masyarakat dalam rangka membangun kota Bitung yang sejahtera,”tuturnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPR-RI, Rahmat Gobel dalan penyampaiannya mengatakan, bahwa kehadirannya di kota Bitung, semata untuk mendukung kegiatan tersebut yang notabene mendapat dukungan penuh dari Walikota Bitung. “Walikota Bitung, menunjukan kecintaannya bagi semua masyarakat dengan mendukung kegiatan adat seperti ini. Kegiatan ini juga setidaknya akan membangun tali silaturahmi kerukunan, membangun kebanggaan serta menjadikan kegiatan ini sebagai fondasi untuk membangun perekonomian kota Bitung,”terang Gobel.

Untuk itu sambungnya lagi, dirinya akan mendukung penyelenggaraan festival yang sama pada tahun mendatang karena menurutnya kegiatan adat seperti ini harus dilestarikan. Turut hadir dalam pembukaan festival tersebut diantaranya, Bupati Bone, dari unsur DPRD Provinsi Sulut dan kota Bitung, Forkopimda, TPPKK serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat kota Bitung. (Herry Dumais/Didi Wongso)

You might also like