Pelaku Bom Bunuh Diri Medan Berstatus Pelajar

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan berinisial RMN berumur 24 tahun. Hal itu berhasil diungkap dari hasil penyelidikan serta olah TKP pascaledakan.

Brigjen Pol Dedi mengatakan, pelaku berstatus masih pelajar. Identitas selanjutnya masih akan dikembangkan oleh Densus 88.

Saat ini kepolisian menduga bahwa pelaku melakukan peledakan seorang diri. Dan, ia menambahkan untuk pengembangan informasi masih akan dilakukan di TKP.

 

Atribut Ojek Online Bisa Dibeli Bebas

Terduka pelaku bom di Polretabes Medan, Sumatra Utara menggunakan atribut ojek daring. Mengenai hal tersebut, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan jaket pengemudi ojek daring dapat dibeli secara bebas.

“Bisa juga itu sebagai bentuk penyamatan dia bahwa seolah-olah dia berprofesi itu dan dia bisa masuk ke mana-mana,” kata Budi di Gedung DPR, Rabu (13/11).

Budi memastikan terkait ledakan bom tersebut yang ditemukan pelakunya menggunakan atribuk ojek daring, Kemenhub akan melakukan koordinasi dengan aplikator.

“Ini nanti apakah mungkin penjualan atau pendistribusian jaket ojek online akan dibatas ke yang benar-benar berprofesi,” ujar Budi.

Budi memastikan Kemenhub akan mengkomunikasikan hal tersebut sebab dalam regulasinya, penggunaan atribut yang sesuai juga merupakan bagian dari keselamatan dan keamanan opetrasional ojek daring. Budi menegaskan akan mengoptimalkan pengawasannya.

Selain itu, Budi menuturkan langkah selanjutnya juga akan memastikan terlebih dahulu apakah pelaku bombunuh diri di Polestabes Medan merupakan pengemudi ojek daring atau tidak. Hal tersebut menurutnya juga akan menjadi bagian dari Kemenhub dalam melakukan upaya selanjutnya.

 

You might also like