Bersikukuh Belum Cerai, Fransiska Kecewa Gugatannya Ditolak

Jakarta, ForumKeadilan.com – Gugatan perdata Fransiska Kumalawati Susilo terhadap suaminya, Direktur Ortus Holding Ltd, Edward Soeryadjaya ditolak Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada 21 November lalu. Sidang dengan nomor 536/Pdt/2018/PN Jkt. Pst itu sendiri sudah berjalan selama 1 tahun.

Dalam putusannya, Majelis Hakim menyebut, Fransiska telah bercerai dengan Edward Soeryadjaya pada 2002. Sedangkan Edward masih mengajukan Permohonan Penetapan di PN yang sama dengan isi bahwa Fransiska dan Edward masih suami-istri. “Sampai sekarang saya tidak mempunyai surat cerai,” tegas Fransiska saat dikonfirmasi lewat telepon, Minggu (24/11).

Menurut Fransiska, bukti yang diserahkan ke PN Jakpus adalah selembar surat nikah dari Singapura dengan memakai nama Xie Chong Sheng, dan Fransiska mengaku tak mengenal nama itu. Fransiska pun merasa Majelis Hakim memiliki agenda tersendiri untuk menyingkirkan gugatannya yang selama ini tidak dibantah oleh para tergugat.

Sementara Fransika telah menyerahkan bukti surat dari kantor Dukcapil maupun Catatan Sipil yang ternyata dikesampingkan. Karena majelis memutuskan keputusan dengan memakai surat nikah yang dikeluarkan di Singapura meski dengan nama yang berbeda. “Ibunya saja disingkirkan haknya. Apalagi saya dan anak saya. Memang sengaja disingkirkan oleh adik-adik dari Edward agar tidak mengetahui atau pun mendapat kan hak-haknya sebagai istri yang sah,” tuturnya.

Pasalnya, kata Fransiska, di dalam perjanjian yang diminta untuk dibatalkan, tercantum nama perusahaan yang terdaftar sebagai milik keluarga Soeryadjaya, yakni PT Saratoga Inti Perkasa, PT Unitaras Pertama, PT Saratoga Investama Sedaya, PT Mitha Phinastika Mustika, Bimasakti Group, dan Nakau Group.

Diketahui gugatan terhadap Edward berawal ketika Fransiska diminta oleh Lili Soeryadjaya, ibu kandung dari Edward, Edwin, Joice,dan Judith Soeryadjaya pada 2016, untuk menjadi kuasanya meminta kembali haknya yang tercatum dalam Surat Wasiat no. 30 oleh pendiri Astra William Soeryadjaya.

Saat itu, Fransiska diserahkan beberapa perjanjian dan akta-akta yang menunjukkan hilangnya hak-hak waris Lili Soeryadjaya. Di antaranya 2 Surat Perjanjian antara Edwin, Joice dan Edward Soeryadjaya tanggal 15 Januari 2010, yang dibuat hanya untuk kepentingan Edwin dan Joice Soeryadjaya, berikut Surat Pelepasan Hak sebagai istri yang didaftarkan Notaris Dramawan Tjoa S.H. Di kolom tanda tangan istri tercantum tandatangan dari seorang wanita yang diketahui merupakan istri siri Edward Soeryadjaya.

Fransiska mengenal Edward Soeryadjaya sejak 1992, ketika itu Astra tengah mengalami masalah pada jaman era Presiden Soeharto, dan kemudian menikah di California pada 1994, dan dikaruniai anak semata wayang.

You might also like