Sosok Penusuk Wiranto Yang Diduga Terpapar ISIS

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan dari informasi awal pelaku penyerangan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto diduga terpapar ISIS.

“Sementara diduga terpapar ISIS,” kata Dedi saat dikonfirmasi, Kamis (10/10/2019).

Tim Gegana Polda Banten telah melakukan penggeledahan di rumah kontrakan pelaku penusukan Menko Polhukam Wiranto di Kampung Sawah RT 04 RW 01, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/10/2019).

Kontrakan yang disewa oleh pelaku sebelumnya dipasangi garis polisi. Pintu kontrakan tampak terbuka. Di dalamnya terdapat satu buah tas besar yang tergeletak di lantai dan satu tas kecil menggantung di tembok.  Penggeledahan oleh tim gegana dimulai sekitar pukul 15.30 WIB. Saat penggeledahan berlangsung area sekitar kontrakan dalam radius 20 meter disterilkan dengan dipasang garis polisi. Hingga saat ini penggeledahan masih berlangsung dengan penjagaan ketat sejumlah Brimob berlaras panjang.

Terduga Syahril Alamsyah alias Abu Rara dipastikan benar warga Medan. Kepastian ini setelah diungkapkan Kepling V Kel Tanjung Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli, Rizaldi yang mengamini Syahril adalah warganya. Dari identitasnya Syahril tercatat warga Jalan Syahrial VI No 104 Kel Tanjung Mulia Hilir, Kec Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.

“Dari datanya memang benar. (Dia) Memang orang sini asli,” ungkap Rizaldi kepada wartawan.

Namun, sebut Rizaldi, jika Syahril tidak lagi tinggal sesuai dengan identitasnya yang terungkap. Sebab, rumah yang didiami Syahril terkena pembangunan jalan tol Tanjung Mulia – Marelan. “Sekitar tahun 2016 atau 2017 dia merantau tidak tahu kemana,” akunya.

Namun, saat pria 32 tahun itu tinggal disana, sudah menikah dari pernikahan pertamanya, sudah miliki dua anak. “Dia sudah berumah tangga dua kali. Pernikahan yang pertama pisah dan miliki anak dua perempuan,” aku Rizaldi.

Terduga pelaku  penusukan merupakan warga pendatang. Keduanya mengontrak di Kampung Sawah, dekat Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang.

Rumah kontrakan terdugapelaku penusukan Wiranto

 

Ketua RT 004 RW 001, Kampung Sawah Gang Kenari, Desa Menes, Kecamatan Menes, Mulyadi, mengatakan, keduanya tinggal di sebuah kontrakan petak yang disewa sejak Februari 2019.

“Mulai ngontrak kira-kira Februari, sudah sekitar 7 bulanlah, pertama masuk dia yang laki-laki bernama Syahril Alamsyah sama anaknya perempuan umur sekitar 13 tahun,” kata Mulyadi, kepada wartawan di Kampung Sawah, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/10/2019).

Kepada Mulyadi, Syahril mengaku berbisnis online berbagai macam barang, mulai dari madu, pakaian anak-anak, pulsa dan travel. Saat pertama masuk ke kontrakan di Kampung Sawah, kata Mulyadi, Syahril tidak membawa istri. Namun tiga bulan lalu, sekitar bulan Agustus, dia meminta izin akan menikah di Bogor.

“Dia minta izin menikah di Bogor, pas balik lagi ke sini sudah bawa istri, bercadar, sekitar 19-20 tahunan,” kata Mulyadi. Mulyadi mengaku, tidak menaruh curiga apapun terhadap keluarga Syahril. Sebagai Ketua RT, dia hanya menjalankan tugasnya saja seperti menanyakan identitas dan pekerjaan sehari-hari.

You might also like