Penemuan Mayat Perempuan Dalam Karung Di Semarang

Sesosok mayat tanpa identitas berjenis kelamin perempuan, ditemukan warga di bawah jembatan jalan tol ruas Semarang- Ungaran, di sekitar kawasan Wana Wisata Penggaron. Kabupaten Semarang, Ahad (20/10).

Diduga jasad tersebut merupakan korban pembunuhan yang sengaja dibuang di lokasi penemuan. Saat ditemukan, jasad perempuan yang sudah mulai membusuk tersebut terbungkus karung dan cover penutup mobil.

Bahkan, kuat dugaan jasad perempuan malang tersebut juga dibuang dari atas jembatan ruas tol. Karena lokasi penemuan merupakan kawasan hutan yang sama sekali tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor.

Informasi di sekitar lokasi penemuan, keberadaan mayat yang terbungkus karung plastik dan cover penutup mobil ini kali pertama diketahui oleh pemburu yang sedang melintas di sekitar lokasi penemuan mayat tersebut.

Karena selama ini kawasan Wana Wisata Penggaron memang jamak dijadikan kawasan lokasi berburu, terutama pemburu burung dan tupai.

Perihal ini diamini oleh Kasatreskrim Polres Semarang, AKP Rifeld Constantine Baba. Dalam keterangannya, Kasatreskrim menyampaikan, penemuan mayat perempuan tanpa identitas ini awalnya diketahui oleh Bambang, warga Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Saat sedang berburu burung di sekitar lokasi yang bersangkutan curiga dengan bau busuk yang menyengat. Ternyata sumber bau busuk tersebut berasal dari kain cover penutup mobil yang ada di bawah jembatan jalan told an ternyata berisi sesosok mayat.

“Penemuan ini, selanjutnya diteruskan saudara Bambang dengan menghubungi aparat Kepolisian Resor (Polres) Semarang,” jelasnya.

Terkait laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Semarang memimpin anggotanya untuk melakukan olah TKP di lokasi penemuan.

Hasil sementara olah TKP diketahui jasad berjenis kelamin perempuan dengan usia sekitar 30 tahun. Pada tubuh jasad ini juga ditemukan luka senjata tajam di bagian leher belakang serta lutut sebelah kiri.

“Melihat kondisi jenazah pada saat ditemukan, diperkirakan perempuan tersebut sudah meninggal dunia sekitar 4 hingga 5 hari yang lalu,” lanjut Rifeld.

Di lokasi penemuan mayat perempuan ini, lanjutnya, juga ditemukan sejumlah barag bukti, antara lain pakaian korban, sepasang anting anting, kain cover penutup mobil serta resi bukti transfer melalui ATM.

Ia juga menyampaikan, tindakan yang dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polres Semrang merupakan tindakan awal. Karena lokasi penemuan mayat berada di wilayah Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik.

Sehingga menjadi wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Banyumanik. Hal ini diketahui dari hasil pengecekan oleh perangkat kelurahan setempat serta lokasi penemuan dengan patok perbatasan wilayah.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, masih kata kasatreskrim, jasad perempuan ini diperiksa dibawa ke RS Bhayangkara Semarang. “Kini kasus penemuan mayat tanpa identitas yang diduga merupakan korban pembunuhan ini ditangani aparat Polrestabes Semarang,” tandas Rifeld.

You might also like