DPR Setujui Pemberhentian Jenderal Tito Karnavian dari Kapolri

Jakarta – Forumkeadilan.com  Surat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta persetujuan pemberhentian Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah diterima DPR. DPR pun menyetujui pemberhentian tersebut dalam rapat paripurna hari ini.

Rapat digelar di ruang rapat paripurna II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). Puan awalnya membacakan peraturan untuk mengangkat dan memberhentikan Kapolri.

“Sesuai dengan ketentuan Pasal 11 ayat 1 dan 2 UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia menyatakan bahwa, ayat 1, Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR,” ujar Puan. “Ayat 2, usul pengangkatan Kapolri dan pemberhentian Kapolri diajukan oleh Presiden kepada DPR beserta alasannya,” lanjut dia.

Puan lalu menyampaikan alasan pengunduran diri Tito. Disebutkan Puan, Tito akan mengemban tugas negara dan pemerintahan.

Baca juga: Polri Tunggu Jokowi soal Pengganti Tito yang Diberhentikan dari Kapolri

“Adapun alasan pengunduran diri karena yang bersangkutan akan mengemban tugas negara dan pemerintahan lainnya,” ucap Puan.

Puan sebagai pimpinan rapat lalu meminta persetujuan anggota Dewan yang hadir atas Surat Presiden tentang Pemberhentian Kapolri tersebut.

“Untuk itu, kami mohon persetujuan Dewan, apakah dapat disetujui?” tanya Puan. “Setuju,” jawab anggota Dewan yang hadir.

Neta S Pane (Istimewa)

Sementara Neta S Pane Ketua Presidium Ind Police Watch dalam keterangan tertilisnya diterima FORUM menyampaikan Setelah dipanggilnya Kapolri Tito Karnavian oleh Presiden Jokowi untuk masuk dalam kabinet, Mabes Polri disebut sebut sudah memproses Plt Kapolri untuk mengganti Tito Karnavian.

Neta menegaskan bahwa Ind Police Watch (IPW) mendapat informasi bahwa surat Plt Kapolri sedang diproses Mabes Polri dan akan diminta persetujuan Presiden dan DPR.

“Nama yang diusulkan sebagai Plt Kapolri adalah Wakapolri Komjen Ari Dono. Jika Kapolri Tito Karnavian diangkat menjadi menteri dalam kabinet Jokowi pada Rabu pagi bisa dipastikan Ari Dono menjadi Plt Kapolri”, Ungkap Neta

Jika semuanya berjalan lancar gerbong mutasi di Polri pun akan bergerak. Kabareskrim Komjen Idam Azis diperkirakan akan menduduki posisi Wakapolri menggantikan Ari Dono. “Sementara posisi Kabareskrim yang ditinggalkan Idam Azis diperkirakan akan diisi Irjen Gatot Edi yang kini menjadi Kapolda Metro Jaya. Sedangkan posisi Kapolda Metro Jaya ada dua calon kuat, yakni Kapolda Jabar Irjen Rudi dan Kapolda Lampung”, Tuturnya

Posisi Plt Kapolri diperkirakan akan dipegang Ari Dono hingga masa pensiunnya Desember mendatang. Untuk kemudian posisi Kapolri nantinya akan dipegang Gatot Edi. IPW memperkirakan penetapan Plt Kapolri akan berjalan lancar tanpa hambatan apapun.

Untuk diketahui bahwa sejak Senin kemarin Presiden mulai memanggil sejumlah tokoh menjelang pengumuman susunan kabinet pada Rabu, 23 Oktober 2019. Abdul Farid

You might also like