Ustad Gus Nur Dituntut 2 Tahun Penjara

Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dituntut pidana penjara selama dua tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena dianggap terbukti melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan dapat diakses informasi elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UU No 19 tahun 2016 tentang informasi dan elektronik.

“Menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun dengan perintah terdakwa ditahan,” ujar JPU Oky dalam tuntutannya.

Untuk diketahui, Gus Nur diadili terkait video vlog berjudul ‘Generasi Muda NU Pengkhianat’ yang  tersebar digrup whatsapp PWNU Jatim. Dalam video vlog berurasi 1 menit 26 detik tersebut, Gus Nur dianggap telah menghina dan mencemarkan nama baik NU.

Gus Nur mengakui, pembuatan vlog tersebut tidak ditujukan untuk NU, melainkan ditujukan untuk admin akun facebook generasi muda NU lantaran kekesalannya yang dituding sebagai ustad radikal dan wahabi.

 

Tuntutan Terlalu Tinggi

Tuntutan dua tahun yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi terhadap Sugi Raharja alias Gus Nur dianggap terlalu tinggi oleh kuasa hukumnya yakni Andry Ermawan.

Usai sidang, Andry yang juga ketua tim advokasi FPI ini menyatakan jika tuntutan yang diajukan JPU tidak mengindahkan secara keseluruhan fakta hukum yang terungkap selama persidangan, terurama keterangan ahli yang meringankan. “Kalau kita melihat fakta hukum yang ada di persidangan, tuntutan tersebut sangat tinggi. Kita akan patahkan tuntutan tersebut dalam pledoi,” ujar Andry usai sidang, Kamis (5/9/2019).

Tak hanya tim kuasa hukum yang akan mengajukan pembelaan, Gus Nur secara pribadi juga akan mengajukan pledoi dalam sidang yang akan dilanjutkan dua pekan mendatang. Untuk diketahui, Gus Nur diadili terkait vlog berjudul ‘Generasi Muda NU Pengkhianat’ yang  tersebar digrup whatsapp PWNU Jatim.

Dalam video vlog berjudul gberurasi 1 menit 26 detik tersebut, Gus Nur dianggap telah menghina dan mencemarkan nama baik NU. Gus Nur mengakui, pembuatan video vlog tersebut tidak ditujukan untuk NU, melainkan ditujukan untuk admin akun facebook generasi muda NU lantaran kekesalannya yang dituding sebagai ustad radikal dan wahabi.

You might also like