DPR Puji Pansel Capim KPK, Dan Galang Dukungan Revisi UU KPK

Komisi III DPR mengggelar rapat dengan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/9). Dalam rapat tersebut seluruh anggota dewan memuji kinerja pansel capim KPK yang telah menyeleksi capim KPK yang kini tersisa 10 orang.

“Kami dari PKB mengapresiasi kierja pansel, pansel ini  adalah putra-putri terbaik bangsa, insya allah karena putran terbaik ini memilih calon pimpinan KPK terbaik juga,” kata Anwar Rachman.

Anggota Komisi III DPR dari fraksi PDIP, Masinton Pasaribu juga mengapresiasi kinerja Pansel Capim KPK yang bekerja di bawah tekanan publik. Menurutnya, tekanan yang ditunjukan publik menunjukan bahwa semangat publik dalam agenda pemberantasan korupsi sangat tinggi.

“Kami berterima kasih sekali dengan kerja pansel, meskipun dia nggak memutus menjadi lima nama karena itu kewenangan di DPR, tapi paling tidak dari 192 tersaring 10 bagi kami sudah membantu tugas kami karena DPR dalam UU nomor 30 tahun 2202 pasal 30 poin 10 itu wajib memilih lima,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Anggota Fraksi Partai Demokrat Didik Mukrianto. Menurutnya, kerja-kerja yang dilakukan oleh pansel KPK bukanlah pekerjaan yang mudah lantaran dalam prosesnya kerap mendapatkan kritik publik.

“Saya yakin pansel ini orang-orang pilihan, pansel ini senior kami di akademisi, senior kami juga di dalam kerja kebangsaan seperti ini,” tuturnya.

Untuk diketahui pansel capim KPK telah menyelesaikan tahapan seleksi dan menyerahkan 10 nama ke presiden. Presiden juga telah membawa 10 nama ke DPR. Selanjutnya, DPR akan mennggelar uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) pada pekan ini.

Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih memastikan kesepuluh nama capim yang terseleksi memahami persis tantangan dan permasalahan yang harus diselesaikan lembaga itu. “Pansel sejak awal berbasis pada apakah calon memahami betul 16 tahun keadaan KPK, kemudian bagaimana permasalahannya,” katanya, di Jakarta, Senin.

Hal tersebut disampaikan Yenti saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Pansel Capim KPK dengan Komisi III DPR RI terkait hasil asesmen yang dilakukan terhadap capim lembaga antirasuah itu. Menurut dia, kesepuluh capim KPK sudah tersaring secara ketat, termasuk visi, misi, dan program kerjanya yang bisa dicermati.

“Dari 10 orang ini, kita sudah bisa melihat visi-misi, program kerja, motivasinya, itu nampak betul dalam wawancara,” katanya.

Sementara itu sejumlah spanduk dukungan terhadap Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) terbentang di pagar Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (9/9/2019).

Juga terlihat sejumlah massa melakukan aksi mendukung Revisi UU KPK. Tapi entah dari mana mereka.

You might also like