Polda Metro Jaya Berhasil Tangkap 243 Pelaku Kriminal Dalam 1 Bulan

Jakarta – Forumkeadilan.com (12/8/2019) Polda Metro Jaya beserta polres dan jajaran telah melakukan  kegiatan kepolisian  yang di tingkat  (operasi KKYD)
Bertempat gedung main hall polda metro senin,    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol .Dr Gatot Edi Pramono, M.S.i didampingi Direktur kriminal umum Kombes Pol Suyudi Ario Seto, kabid humas polda Kombes Pol Raden Argo Yuwono di hadapan awak media mengatakan, kegiatan kepolisian yang ditingkatkan secara terus menerus, dan akan di lakukan secara rutin Kami dan Jajaran telah melakukan kegiatan kepolisin yang di tingkatkan oprasi KKYD tahun 2019 dengan hasil, jumlah tersangka 243 orang jumlah barang bukti 210 barang bukti, tindakan tegas  terukur

Barang bukti yang berhasil diamankan diamankan 7 buah senjata api.sajam 26 buah,  peluru 23 peluru, R2 52 unit,R4 12 unit, hp 98 buah, laptop  12 buah, ganja 172, 39 gram, uang tunai Rp 89.460.000.

Bagi pelaku pencurian  dengan kekerasan ( curas ) akan di sangkakan dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman Hukuman 9 tahun penjara. Pelaku pencurian pemberatan (curat) akan di sangkakan dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Foto Humas Polda Metro Jaya

Bagi pelaku kedapatan memiliki sajam dan senpi dekenakan undang undang darurat, RI tahun 1951.dengan ancaman Hukuman 9 tahun penjara. Untuk pelaku pemerasan/premanisme diancam pasal 368 KUHP dengan ancaman Hukuman 10 tahun penjara, Bagi pelaku pembunuhan dikenakan pasal 368 KUHP diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara  paling lama 15 tahun.

Tersangka penyalahgunaan Narkotika di kenakan pasal 114 Ayat(1) subsider pasal 112 ayat (1)juncto pasal 127 huruf a jo pasal132 ayat (1) undang undang Republik indonesia No 35 tahun 2009,tentang  narkotika  di pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda Rp.1.000.000.000.00 satu milyar, Kegiatan ini akan terus kita lakukan di samping kegiatan rutin dan operasi. Ini untuk menciptakan situasi aman dan kondusif sehingga masyarakat bisa beraktivitas sehari-hari dan tidak terganggu dengan situasi keamanan,” ungkap Gatot.

Dari ratusan tersangka yang berhasil diamankan, Gatot menyebut mayoritas kejahatan yang menonjol yakni kejahatan jalanan atau street crime. Kejahatan seperti geng motor, begal dan lain-lain. Untuk itu polisi fokus menekan aksi kejahatan jalanan.Kasus kejahatan yang paling banyak sifatnya konvensional kejahatan jalanan dan lain-lain. Yang banyak itu kasus curat, anirat, pengeroyokan dan lain-lain termasuk kalau ada yang kumpul-kumpul mau tawuran kita kumpulkan kalau ada sajam kita amankan,” kata Gatot. (Ipah Musrifah)

You might also like