Polda Lampung Bantu Buru Pembunuh Bayaran Istri Bantai Suami Dan Anak Tiri

Jajaran Polda Lampung mengerahkan personilnya untuk membantu memburu tiga pelaku kasus pembunuhan bapak dan anak yang dilakukan secara sadis di Cidahu, Sukabumi, Provinsi Jawa Barat pada 25 Agustus 2019. Tiga pelaku pembunuh yang disinyalir kabur ke Lampung tersebut masih dikejar petugas, Selasa (27/8).

Menurut Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung Kombes Pol Barly R, tiga pelaku pembunuh bapak dan anak di Sukabumi diketahui kabur ke wilayah Lampung. “Anggota masih mengejar di Lampung Timur,” kata Kombes Barly R di Bandar Lampung, Selasa (27/8).

Menurut dia, petugas telah dikerahkan untuk mengejar pelaku yang diketahui kabur di wilayah Kabupaten Lampung Timur. Tiga eksekutor kasus pembunuhan tersebut berdasarkan keterangan telah berada di Lampung.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, AK (35 tahun) diketahui otak atau dalang pembunuhan dengan menyewa empat orang pelaku untuk membunuh suaminya Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54 tahun) dan anak tirinya bernama M Adi Pradana alias Dana (23). Para eksekutor tersebut mendapat imbalan dari AK, istri kedua Chandra (korban) sebesar setengah miliar rupiah.

Dari kronologis yang terungkap, AK menyewa empat pelaku dengan cara melakukn penculikan terhadap bapak (suami) dan anak tirinya korban di rumahnya di Lebak Bulur, Jakarta Selatan. Bapak dan anak tirinya tersebut dibunuh, untuk menghilangkan jejak mayatnya dibakar di Sukabumi.

Sebelum lunas pembayaran, AK membayar Rp 100 juta kepada pelaku setelah berhasil mengeksekusi korban hingga dibunuh. AK terlibat pertengkaran dengan suaminya karena terkait masalah utang piutang dan masalah kelurga.

Para eksekutor setelah melakukan pembunuhan, meminta AK dan anaknya KV mengambil mobil yang sudah berisi mayat kedua korban pada 25 Agustus 2019 puul 07.00. AK membawa mobil berisi mayat itu ke Cidahu, Sukabumi.

AK membeli sebotol bensin dan menyerahkan kepada anaknya KV membakar mobil tersebut, mobil terbakar dan meledak dan menghanguskan dua mayat tersebut. Setelah itu, AK dan KV kabur ke Jakarta. Polres Sukabumi menangkap AK di Cilandak Barat, Jakarta Selatan, sedangkan pelaku lainnya kabur.

You might also like