PELECEHAN SEKS ANAK

PWI : Tidak Ada Yang Salah di Opini Parasit Demokrasi Kemal Pasya

Lhokseumawe – Meski sejumlah organisasi Wartawan mengecam tulisan opini parasit demokrasi yang di tuliskan Kemal Pasya, di sebuah media cetak lokal Aceh, namun sebaliknya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara justru memberi apresiasi dan nilai plus kepada penulisnya karena tulisannya tersebut mendukung program Dewan Pers.

Ketua PWI cabang Aceh Utara dan Lhokseumawe Sayuti Achmad, Minggu (7/7)mengatakan pihaknya memberikan apresiasi dan menyambut baik opini yang dituliskan Kemal Pasya Kepala UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal Universitas Malikussaleh.

Kemudian ia menyebutkan, wartawan yang tergabung PWI tidak merasa dirugikan ataupun dilecehkan dengan tulisan opini parasit demokrasi yang di tuliskan Kemal Pasya. Karena wartawan sendiri juga menjalankan tugasnya menulis berita untuk mengkritik orang lain.

Justru dengan adanya opini tersebut organisasi wartawan sadar diri untuk melakukan suatu penertiban terhadap wartawan. Sehingga perlu melakukan sebuah tindakan penertiban untuk membasmi wartawan yang tidak jelas atau abal-abal.

“Karena selama ini terhitung cukup banyak wartawan yang tidak jelas bergentayangan diantara wartawan resmi dan produktif lainnya. Saya justru memberi apresiasi terhadap penulis opini parasit demokrasi. Karena kritikannya untuk perubahan dunia wartawan yang lebih baik dengan menertibkan wartawan yang tidak jelas,” Jelasnya.

Pihaknya berharap, semua kalangan wartawan dari berbagai organisasi pers lainnya dapat menerima kritikan itu untuk melakukan perubahan yang lebih baik dalam menjalankan profesi sebagai jurnalis.

Selanjutnya ia menyebutkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan penertiban terhadap wartawan yang tidak menulis dan medianya tidak terdaftar di dewan pers.

“PWI sebagai organisasi tertua dan terbesar di Indonesia, menilai tulisan Kemal Pasya dalam rubrik opininya telah mendukung program Dewan Pers dan PWI tentang penertiban Wartawan “Bodrex” abal- abal yang selama ini sangat meresahkan,” Jelasnya.

Sambungnya, sesudah membaca opini tersebut PWI cabang Aceh Utara dan Lhokseumawe sudah berkoordinasi dengan Ketua PWI Pusat Atal S Depari, setelah di baca dan di kaji tidak ada wartawan yang dirugikan, malahan kita mengapresiasi tulisan opini Parasit Demokrasi Kemal Pasya.

“Kita mendukung opini itu, karena dalam opini tersebut sudah menyadarkan wartawan,” Imbuhnya.

Lanjutnya, untuk penertiban wartawan bukan saja tugas Dewan Pers dan juga sejumlah organisasi – organisasi wartawan, tetapi perlu juga di dukung dari sejumlah instansi dan juga masyarakat, seperti yang telah dilakukan oleh Kemal Pasya dalam opininya.

You might also like