KPK IKLAN

Polisi Penjarakan Rekanan Kasus Korupsi Lembu di Lhokseumawe

Penyidik Polres Lhokseumawe menahan Direktur CV Bireuen Vision Edi Saputra (43), rekanan pengadaan lembu untuk kelompok masyarakat. Proyek pengadaan lembu senilai Rp 14,5 miliar lebih  itu tertuang dalam APBD 2014 di Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian Lhokseumawe.

Edi Saputra adalah orang keempat yang dijerat dalam kasus ini. Sebelumnya polisi telah menjerat tiga orang lainnya, masing-masing, Rizal Bin Binsari (mantan kepala DKPP), Ismunazar (PPK) dan Dahlia (PPTK).

Ketiganya telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Banda Aceh atas kasus yang diketahui telah merugiakan keuangan negara senilai Rp 8,1 miliar itu.

Sementara penyidik juga telah menahan Edi Saputra pada Rabu malam (24/7/2019) sebelum berkas dan tersangka itu dilimpahkan ke Kejaksaan untuk penuntutan

“Setelah kita amankan tersangka kita lakukan pemeriksaan kesehatan dan mendatangani surat perintah penangkapan surat perintah penahanan, dan sudah kita tahan,” kata Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang, Kamis (25/7/2019).

Sebelumnya, kata Indra, berkas perkara kasus tersebut telah dinyatakan lengkap P21 oleh Kejaksaan Negeri Kota Lhokseumawe berdasarkan surat P21 Nomor: B-1075/L.1.12/Fd.1/07/2019, tanggal 23 Juli 2019.

Tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 18 ayat (1) huruf a, b, ayat (2), ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana dirubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Subs pasal 55 ayat (1) KUHPidana.

You might also like