KPK Ingatkan Megawati Lapor Soal Lukisan Soekarno Pemberian Prabowo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri agar melaporkan penerimaan gratifikasi lukisan dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Lukisan bergambar Presiden RI pertama, Soekarno, saat sedang menunggang kuda, itu diberikan Prabowo saat bertemu Mega di rumahnya.

“Dalam konteks pencegahan tindak pidana korupsi sesuai dengan imbauan dan aturan yang ada di Undang-Undang KPK, tentu dilaporkan pada KPK dalam waktu 30 hari kerja,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, (24/7/2019).

Berdasarkan Peraturan KPK Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pelaporan dan Penetapan Status Gratifikasi, orang yang menerima gaji atau upah dari keuangan negara atau daerah termasuk sebagai pihak yang wajib melaporkan gratifikasi.

Pada Pasal 2 ayat 1 aturan itu disebutkan bahwa pegawai negeri atau penyelenggara negara wajib melaporkan setiap penerimaan gratifikasi kepada KPK apabila berhubungan dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban atau tugasnya selaku pegawai negeri dan penyelenggara.

Sementara itu, pada ayat 2 disebutkan pelaporan gratifikasi dilakukan paling lambat 30 hari setelah penerimaan.

Febri menyatakan Megawati bisa langsung datamg untuk menyerahkan lukisan tersebut kepada KPK. Pimpinan PDI Perjuangan itu pun bisa melaporkan lukisan itu melalui aplikasi resmi gratifikasi online milik KPK.

“Bisa juga melalui aplikasi yang sudah bisa dilakukan di handphone masing-masing yaitu aplikasi gratifikasi online itu tinggal diinstal saja, kemudian barangnya bisa difoto terlebih dahulu dan kemudian diisi aplikasi poin-poin yang ada di aplikasi tersebut,” pungkas Febri.

Sebelumnya, Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto membeberkan lukisan yang Prabowo hadiahkan pada Mega adalah potret Presiden pertama RI Sukarno alias Bung Karno yang tengah menunggangi kuda di Yogyakarta.

“Lukisan dari Pak Prabowo itu lukisan gambar Bung Karno naik kuda. Ketika awal bertemu, Pak Prabowo bercerita bawa kenang-kenangan untuk Ibu Megawati berupa lukisan Bung Karno yang naik kuda ketika Ibukota Republik Indonesia berada di Yogyakarta,” kata Hasto di kediaman Megawati.

You might also like