Kejaksaan Agung Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal di KKP

Jakarta – Forumkeadilan.com. Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung melakukan pemeriksaan terhadap Saksi Agus Suherman dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mesin kapal perikanan pada Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan Di Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Tahun Anggaran 2016.

Hal ini dikatakan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Dr Mukri, SH, MH ketika dikonfirmasi Frum, Kamis (18/7).

Saksi Agus Suherman, menurut Mukri, adalah Direktur Kapal dan Alat Penangkap Ikan pada Dirjen Perikanan Tangkap di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dia diperiksa terkait dengan kontrak-kontrak pengadaan mesin kapal perikanan di Tahun 2016.

Kapuspenkum Kejakgung, Dr. Mukri.,SH., MH (Abdul Farid)

Bahwa dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi ini, pada Tahun Anggaran 2016 Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan pada Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan RI telah dilaksanakan kegiatan pengadaan mesin kapal perikanan sejumlah 1.445 unit dengan Pagu Anggaran sebesar Rp 271.409.030.000,- (dua ratus tujuh puluh satu miliar empat ratus sembilan juta tiga puluh ribu rupiah), dimana terdapat 13 (tiga belas) unit mesin kapal senilai Rp. 1.060.996.200,- terpasang pada kapal yang belum selesai pembangunannya dan berada di galangan tanpa kontrak di tahun 2017.

Bahwa akibat pembatalan kontrak kapal, masih terdapat 13 (tiga belas) unit mesin kapal senilai Rp. 1.060.996.200,- yang ditahan pihak galangan dikarenakan mesin tersebut sudah dipasang pada kapal yang sedang dalam tahap pembangunan meskipun kontraknya telah dilakukan addendum pengurangan atas mesin yang telah terpasang tersebut. Namun pihak Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan RI tidak membuat perikatan dengan pihak galangan di tahun 2017.

Selain itu diduga ada mark up harga dalam pengadaan mesin kapal perikanan pada saat proses e-Katalog, tutup Mukri. afd

You might also like