KPK IKLAN

Habis Melahirkan, Ibu Buang Bayi ke Tong Sampah

Dewi Purnama lesu di kursi pesakitan. Wanita paruh baya ini diadili lantaran membuang bayi yang baru dilahirkannya ke dalam tong sampah.

Dewi diadili di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri Medan, Rabu (31/7/2019). Majelis yang menyidangkan perkaranya dipimpin hakim Ricard Silalahi.
Dalam persidangan, jaksa Eva Yanty membacakan dakwaan disusul keterangan empat saksi yakni Linda (majikan), Aprilija , Agustina (asisten rumah tangga) dan Amri supir.

Saksi Agustiina menerangkan, bahwa ia bersama terdakwa Dewi Purnama bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah ibu Menwa mertua saksi Linda sejak Juli sampai Nopember tahun lalu. Kemudian Linda berumah tangga ikut kerja dari Desember  di perumahan Malibo Kecamatan Polonia.

Menurut Agustina dan Aprilija, terdakwa sejak berkerja dirumah majikannya (mertua saksi Linda) suka memakai baju daster. Jadi mereka tidak tahu kondisi temannya itu berbadan dua atau tidak.

Namun, mereka sangat terkejut dengan kejadian tersebut. Awal kejadian seingat saksi Agustina di bulan Maret tanggal 19 tahun 2018, pagi hari saksi ditelpon Aprilija. Setelah bertemu Aprilija, saksi melihat kondisi Dewi di kamar lemas, dari selangkangannya keluar darah.

Setelah waktu berlalu sekira pukul 03.00 dinihari, saksi dan majikannya membawa ke dokter Datmanto, setelah diberi obat langsung dibawa kembali ke rumah. Namun pendarahan belum juga berhenti. Selanjut Dewi dibawa ke RS Materna oleh saksi dan majikannya.

Sesampai di rumah sakit tersebut, melalui IGD langsung ditangani dokter untuk menghentikan pendarahan. Ketika ditanya kembali oleh Agustina penyakit yang dideritanya, “sebenarnya kamu Dewi ada apa?” Di depan ada polisi kalau Dewi gak ngomong ditangkap polisi.

Mendengar hal itu, Dewi dengan sedikit meringis mengakui kalau dia baru melahirkan anak bayi perempuan di kamar mandi. Namun bayi tersebiut hidup – hidup dibuangnya ke tong sampah menggunakan plastik kresek warna hitam.

Tak lama kemudian security kompleks menelpon saksi ada penemuan mayat bayi di pembuangan sampah. Munut saksi yang melaporkan kepihak polisi mungkin security komplek.

Setelah mendengarkan keterangan saksi- saksi, majelis hakim menunda sidang hingga Rabu depan.

You might also like