KPK IKLAN

BPI KPNPA RI MINTA TGPF DIBUBARKAN 

 

Jakarta, Forumkeadilan.com – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran Republik Indonesia  (BPI KPNPA RI) meminta TGPF  (Tim Gabungan Pencari Fakta, red) atas kasus yang menimpa Novel Baswedan dibubarkan saja.

Demikian ditegaskan Tubagus Rahmad Sukendar selaku Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran Republik Indonesia ( BPI KPNPA RI ) terkait pemberitaan yang beredar di beberapa media dan berita online  yang terkesan sudah menyudutkan dan menghakimi Komjen Pol Drs Muhamad Iriawan yang lebih dikenal dengan nama Kang Ibul.

Menurut Tubagus seharusnya TGPF yang saat ini bekerja bersama Tim Independen di dalam melakukan penyidikan tidak perlu mengumumkan ke publik bila dirasa belum ada bukti akurat yang mengarah kepada Tersangka Penyiram Air Keras Novel Baswedan.

“Karena sudah jelas bahwa Kapolda Metro Jaya pada waktu itu dijabat Kang Ibul selaku penanggung jawab Kantibmas Ibukota berkewajiban penuh bertanggung jawab turun langsung ke lapangan apabila ada kasus menonjol terjadi di wilayah hukum nya tidak hanya  karena Pejabat KPK yang di siram air keras saja seorang Kapolda Metro turun namun semua yang menyangkut dengan kejadian kasus yang menonjol maka dengan sendiri nya Kapolda akan hadir di TKP,” kata Tubagus melalui pesan elektronik aplikasu  WA, Minggu (14/7).

Lebih lanjut dikatakannya, TGPF dalam bekerja seharusnya jangan dulu menyudutkan seseorang. “Apalagi ini sudah mulai kelihatan menyudutkan posisi Komisaris Jendral Pol M Iriawan yang telah menerima silaturahmi Tim TGPF terkait dengan Kasus Novel Baswedan dan beliau  sangat kooperatif didalam menerima Tim TGPF bentukan Polri diruang kerja nya di Lemhanas,” imbuhnya.

Mengenai kunjungan Kapolda Metro ke rumah Novel Baswedan menurut dia, adalah kunjungan silaturahmi Jiwa Korsa di Kepolisian antara abang dan adek dan itu adalah hal yang biasa yang sering dilakukan.

“Antara lain menengok orang yang sakit di rumah, di rumah sakit dalam rangka memberikan support dukungan moril ke rumah korban agar bisa semangat,  hilang trauma tidak selalu  memikirkan kasus yang menimpa dirinya dan kita melihat proses penyidikan  penanganan kepolisian masih berjalan ditempat tidak ada kemajuan yang berarti,” ujarnya.

Terlebih lagi  pribadi Komjen Pol M Iriawan kata Tubagus adalah sosok yang bersih dan tidak ada masalah hukum di KPK ataupun di internal Polri.

“Jadi buat apa TGPF terlalu dini menyerang pribadi kang Ibul dan Pejabat KPK. Harusnya dari Tim TGPF bekerja mengumpulkan bukti bukti , mengolah, menganalisa, menyimpulkan. Jangan belum apa apa sudah mengumumkan ke publik. Apalagi dalam pemberitaan sudah terlihat  menyudutkan Komjen Pol Drs M Iriawan mantan Kapolda Metro Jaya,” tandasnya.

Dia mengatakan tim TGPF harusnya memeriksa bukti video dari CCTV, para saksi yang terkait di lokasi dan lain-lain, baru membuat kesimpulan.

“Jangan masih penyidikan sudah menyimpulkan akibatnya  nama baik dan kehormatan  Komjen Pol Drs M Iriawan dan keluarga tercemar akibat adanya pemberitaan di media. Untuk itu dari BPI KPNPA RI meminta TGPF dibubarkan saja,” tegasnya. (Red)

 

You might also like