KPK IKLAN

Ahmad Sartono SIP Secara Aklamasi Terpilih Kembali sebagai Ketua KPKS Bukit Layang

 

 

Bukit Layang, Forumkeadilan.com – Koperasi Perkebunan Kelapa Sawit Desa Bukit Layang  Kecamatan Bakem kembali  mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), Sabtu (27/7/2019).

RAT  yang berlangsung dari pagi hingga siang di halaman Kantor Koperasi Perkebunan Kelapa Sawit Bukit Layang ini secara aklamasi AHMAD SARTONO SIP terpilih sebagai Ketua Koperasi .

Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Bukit Layang dan dari unsur Muspida Kabupaten Bangka serta seluruh anggota Koperasi Perkebunan Kelapa Sawit Bukit Layang.

Nama Ahmad Saptono SIP secara aklamasi diminta sebagai Ketua dimana sebelumnya saat panitia meminta menunjuk ketua. Masyarakat dan anggota Koperasi sepakat menunjuk Ahmad Saptono  untuk menjadi ketua koperasi.

Andry kepala Desa Bukit Layang ketika dimintai tanggapannya mengatakan bahwa selama Ahmad Sartono SIP menjadi ketua koperasi perkebunan kelapa sawit Bukit Layang banyak kemajuan nya dan sangat baik.

“Para anggota koperasi tidak bermasalah dan hubungan dengan perusahaan induk nya sangat baik hanya yang perlu terus dijaga transparansi kepada seluruh anggota nya dan terus bekerja sama dengan pihak desa,” ungkap Kades Bukit Layang.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Sartono mengakui selama menjadi ketua koperasi perkebunan kelapa sawit Bukit Layang. Ahmad Sartono mengalami  kesulitan dalam konfersi akad kredit yang ke dua mengingat dan menimbang banyak nya masyarakat desa Bukit Layang ingin menjadi anggota koperasi yang harus diakomodir dan yang terealisasi 317 orang dengan luas dua ratus lima puluh  hektar.

“Kalau kita akomulasi tidak sampai satu hektar per orang dengan kos yang tinggi mengingat lahan masyarakat itu di ganti rugi dengan kondisi lahan bekas tambang sehingga lahan yang di ganti rugi itu harus di pangkas timbun dengan menggunakan alat berat yang biaya  nya tidak sedikit di perkirakan  fluktuasi dan tahun tanam kos per hektar nya mencapai 80 juta di tahun  2013 dan ditahun 2014 malah turun,” bebernya.
Dan ditahun awal pendapatan anggota koperasi sangat kecil.
Akan tetapi ada dana talangan dari PT tata hamparan sejauh ini belum bisa terakomodir dari hasil kebun yang belum sesuai namun di tahun kedepan pihaknya akan meningkatkan hasil kebun.
“Tidak hanya itu, kami juga akan  menambah lahan yang harus di konfersi dan di akad kredit kan.
Sedangkan total anggota koperasi bila digabung dari tahap 1 dan 2  lebih 500 orang,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu anggota koperasi Bustami merasa puas dengan kinerja ketua koperasi selama menjabat jadi ketua koperasi.
“Kami selaku anggota sangat puas dengan kinerja ketua Ahmad Saptono. Dari beberapa permasalahan anggoat sudah banyak ysng terpecahkan, contoh nya kebun sawit kami terawat dan hutang kepada bank semakin kecil dan pengelolaan keuangan koperasi sangat transparan,” tandasnya. (Red)
You might also like