KPK IKLAN

Sebanyak 6.000 orang menghadiri acara Majelis Taklim Bersholawat

Jakarta, Forumkeadilan.com – Sebanyak 6000 orang menghadiri acara majelis taklim bersholawat untuk Indonesia damai dan bersatu oleh PT Rajawali Nusantara Bersama, pada Senin (8/4/2019) sekitar pukul 14.00 WIB.

Hadir dalam acara itu Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin, DR. TGB Muhammad Zainul Majdi, KH. DR. Manarul Hidayat, Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si, dan Dra. Hj. Ida Fauziah, M. Si.

DR. TGB Muhammad Zainul Majdi, mengatakan salah sau kemuliaan syahban itu yaitu turun ayat untuk memperbanyak sholawat, makanya tadi Ustad Hadad Alwi meinta untuk memperbanyak sholawat.

“Pak Jokowi lawannya adalah Fitnah, dulu disebut Jokowi non muslim ternyata semua keluarganya muslim semua. Pada masa Pak Jokowi memimpin syiar-syiar islam terus berkembang, banyak serangan terjadi ke Pak Jokowi dan belakangan sering terlontar kalimat “Pak Jokowi orang baik namun disekitarnya banyak org tidak baik” semua terbantahkan, pada kenyataannya orang-orang disekitar Pak Jokowi adalah orang-orang terbaik,” kata mantan gubernur Nusa Tenggara Barat itu.

Sementara itu, Drs. H. Abdulah Muhaimin Iskandar,M.Si, mengatakanKyai dan Ulama telah menyatu dengan pemerintah Jokowi, insyaallah menjadi kebangkitan umat Islam.

“Ma’ruf Amin dipilih menjadi calon Wapres RI karena panggilan umat Islam. Sampaikan kepada umat Islam disekitar kita, insyaallah Jokowi-Ma’ruf Amin menjadi kebangkitan umat Islam,” ujarnya.

Sementara itu, KH. Prof. DR. Ma’ruf Amin, pada pidato politik mengungkapkan dirinya sebagai guru Majelis Taklim, yang mengajar dari majelis ke majelis, jadi jangan rendah diri menjadi ustad majelis taklim, insyaallah kelak nanti ustad majelis taklim ada yang melebihi saya menjadi Presiden RI.

“Saya mendampingi Pak Jokowi adalah suatu kehormatan bagi ulama. Kenapa saya mau mendampingi Pak Jokowi karena Pak Jokowi sudah membuktikan kerjanya, bukan hanya janji-janji kosong,” ujarnya.

Dia menegaskan, Jokowi juga memikirkan orang miskin dengan mengeluarkan kartu-kartu untuk kepentingan orang miskin, salah satunya Kartu Indonesia Sehat. Dia menilai Jokowi layak untuk memimpin Indonesia satu periode lagi, karena masih banyak manfaat-manfaat dari beliau.

“Kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia dalam memenangi Jokowi Pilpres itu bukan perang, Pilpres memilih pemimpin yabg terbaik diantara yang baik-baik,” kata dia.(Ipah Musrifah)

You might also like