PELECEHAN SEKS ANAK

Rutan Lhoksukon Rusuh, 73 Napi Kabur 25 Berhasil Ditangkap

Rumah Tahanan (Rutan) Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan rusuh, Minggu (16/6/2019). Para napi terlibat aksi kerusuhan menjebol sel rutan dan melarikan diri. Sampai Senin (17/6/2019) malam, dari 73 napi yang berhasil kabur, 25 di antaranya berhasil ditangkap.
Informasi yang diterima, kerusuhan terjadi pada Minggu pukul 16.45 WIB. Napi sempat melakukan pengrusakan bahkan memecahkan kaca dan membobol pintu rutan untuk kabur. Dilaporkan puluhan napi berhasil kabur dalam peristiwa ini.
Mengetahui kejadian tersebut, aparat Polri dibantu TNI dan Sipir Rutan langsung melakukan pengejaran terhadap napi yang kabur. Ada beberapa napi yang berhasil ditangkap dan sebagainya masih diburu aparat.
Belum diketahui penyebab pasti kerusuhan di Rutan Lhoksukon. Petugas bersenjata lengkap disiagakan di Rutan untuk menghindari kerusuhan susulan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Agus Sartijo membenarkan adanya aksi kerusuhan di dalam Rutan Lhoksukon. Dia menyebutkan, saat ini petugas tengah menyelidiki penyebab kerusuhan dan memburu napi yang kabur.
“Aparat penegak hukum sedang melakukan penyekatan. Doakan untuk bisa menjawab apa yang menjadi motifnya dan kelemahan apa yang  terjadi di Rutan Lhoksukon,” kata Agus.

Menurut Agus, hingga Senin 25 orang napi sudah berhasil ditangkap. “Dari 73 napi yang kabur, 25 orang sudah ditangkap. Sementara yang masih kita kejar 48 orang,” kata Agus di Banda Aceh.

Dia menyebutkan, pihaknya terus melakukan penyekatan dan membatasi ruang gerak para napi yang kabur, dan diperkirakan jumlah yang akan ditangkap terus bertambah. “Kemungkinan akan bertambah,” ucap Agus.

Sebelumnya diberitakan, 73 napi kabur setelah sebelumnya terjadi aksi kerusuhan di Cabang Rutan Lhoksukon pada Minggu kemarin sekitar pukul 16.45 WIB. Penyebab kaburnya para warga binaan ini karena adanya aksi provokasi yang dilakukan oleh napi yang telah divonis hukuman mati atas kasus pembunuhan.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah  membenarkan telah berhasil menangkap napi yang memprovokasi napi dan tahanan lain untuk merusak Pintu dan jendala rutan agar bisa kabur.

“Dia (Safrizal) sempat sembunyi, dia pun berhasil ditangkap tim Opsnal Satreskrim, tim Sabhara, dan dibantu personel sipir rutan setempat, saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan. Setelah itu, menyerahkan kembali ke rutan,” sebut  Iptu Rezki Kholiddiansyah  Senin (17/6/2019) malam.

You might also like