Jaksa Agung HM Prasetyo Dorong PJI Tingkatatkan Kapasitas Para Jaksa

Jakarta, Forumkeadilan.com – Jaksa Agung RI, HM Prasetyo meminta jajaran jaksa di bawah pimpinannya benar-benar mengutamakan integritas dalam menjalankan tugasnya. Prasetyo turut menyinggung soal pelbagai isu yang muncul selepas Pemilu 2019 yang turut membutuhkan peran jaksa untuk menanganinya sebagai aparat penegak hukum.
 Hal itu disampaikan Prasetyo saat memberikan amanat dalam upacara HUT ke-26 Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) di Gedung Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung (Badiklat Kejagung) , Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019).
“Bahwa dalam setiap pelaksanaan kontestasi pemilihan, baik pemilihan kepala daerah, presiden dan wakil presiden maupun pemilihan anggota legislatif, kian tampak seringkali diterapkannya praktik politik identitas, membawa dan mengedepankan isu SARA yang hanya sekadar mengejar kepentingan jangka pendek untuk meraih kekuasaan dan kedudukan meski di sisi lain disadarinya telah mengundang bahaya yang berpotensi mengancam keutuhan negara dan bangsa,” kata Prasetyo
“Belum lagi dengan adanya sementara kelompok yang memiliki paham radikalisme, yang berusaha keras memaksakan kehendaknya mengubah ideologi dan tata cara bernegara selain Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila,” imbuhnya.
Jaksa Agung RI, HM Prasetiyo beserta pejabat utama Kejaksaan Agung berfoto bersama didepan patung Dewi Keadilan (Foto Abdul Farid)
Untuk itu dia berharap jajarannya berintegritas sebagai jaksa. Dia juga berharap agar para jaksa bersiap dalam menghadapi kasus-kasus lain. “Sejalan dengan itu, maka keberadaan PJI diharapkan mampu mendorong meningkatkan kapasitas para jaksa anggotanya agar menjadi penegak hukum yang di dalam mengemban tugas dan kewenangannya selalu mengutamakan integritas, kompetensi dan kapabilitas,” Tegas Jaksa Agung
“Saya meletakkan harapan besar kepada segenap anggota PJI, agar dalam mengemban tugas, fungsi dan kapasitasnya masing masing selalu dapat menampilkan dan membuktikan diri sebagai Insan Adhyaksa yang baik, teruji, terpuji, dan mumpuni, yang mampu membuat Lembaga Kejaksaan RI menjadi sebuah institusi penegak hukum yang berwibawa, dihargai, diperhitungkan, dihormati dan dicintai,” imbuhnya.
Setelahnya Prasetyo meresmikan patung dewi keadilan sebagai simbol penegakan hukum. Untuk diketahui bawa berdirinya patung dewi keadilan tersebut merupakan ide dan pemikiran Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, Setia untung Arimuladi. Peresmian patung tersebut, Jaksa Agung, HM Prasetyo ditemani sejumlah pejabat utama Kejaksaan Agung yaitu diantaranya, Wakil Jaksa Agung Arminsyah,  Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Loeke Larasati A., Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Adi Toegarisman, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung, Noor Rochmad serta Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, Setia untung Arimuladi. Abdul Farid
You might also like