Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Dimakamkan Di Kalibata

 Istri dari Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono meninggal dunia. Ani Yudhoyono meninggal National University Hospital (NUH),  Singapura pada Sabtu (1/6) pukul 10.50 waktu setempat.

Rencananya, jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta pada Ahad (2/6) pagi waktu Singapura. Setelah itu akan disemayamkan di kediaman di Puri Cikeas, Bogor.

“Jenazah almarhumah ibu Ani Yudhoyono akan dibawa ke Jakarta langsung ke rumah duka di Cikeas, sebelum dimakamkan ke TMP Kalibata bada dzuhur,” ujar besan keluarga Yudhoyono, Hatta Rajasa, Sabtu (1/6).

Sejumlah tokoh telah tiba di NUH. Beberapa di antaranya politikus Partai Demokrat Andi Mallarangeng yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era pemerintahan SBY. Hadir pula politikus Partai Golkar Agung Laksono yang juga mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Ani Yudhoyono meninggal National University Hospital (NUH),  Singapura pada Sabtu (1/6) pukul 10.50 waktu setempat. Staf pribadi SBY, Ossy Dermawan membenarkan kabar meninggalnya Ani Yudhoyono.

“Telah berpulang ke Rahmatullah, Ibu Kristiani Herrawati Binti Sarwo Edhie Wibowo (Ibu Ani Yudhoyono), Mantan Ibu Negara, Isteri Presiden RI ke-6, Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono di usia 67 tahun,” ujar Ossy.

Melawan Leukemia Atau Kanker Darah

Semasa hidupnya, almarhumah aktif membagikan aktivitasnya di Instagram. Lewat Instagram pula almarhumah memperlihatkan semangatnya meski terus berada di ruang isolasi. Ia mengatakan bahwa keluarga adalah penyemangat terbesarnya

Begitu didiagnosis leukemia, Ani menuliskan azamnya untuk tidak menyerah melawan kanker melalui deskripsi Bio di akun Instagram-nya. “Insya Allah, I will never give up fighting this cancer,” ujar mantan wakil ketua umum Partai Demokrat tersebut.

Almarhumah juga mengunggah fotonya yang dikolase bersama lima pejuang kanker darah. Ia ingin menyemangati sesama yang sedang ikhtiar untuk sembuh.

You might also like